Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Xiaomi Corp saat ini sedang menjalankan tes pada 140 kendaraan di seluruh Tiongkok untuk mengemudi secara otonom, kata CEO perusahaan Lei Jun, dikutip dari Reuters, Jumat (12/8).
Berita tersebut menandai tolok ukur terbaru untuk pembuat smartphone, yang mengumumkan tahun lalu akan memasuki sektor kendaraan listrik yang kompetitif dan menantang merek mapan dan perusahaan teknologi yang lebih muda.
Berbicara di acara perusahaan yang disiarkan langsung, Lei mengatakan perusahaan memiliki 500 staf yang dikhususkan hanya untuk mengembangkan teknologi mengemudi otonom untuk mobil yang akan datang dan telah menempatkan 3,3 miliar yuan untuk inisiatif tersebut.
Pada acara tersebut, Lei juga meluncurkan robot humanoid yang dijuluki CyberOne, dengan berat 52kg dan tinggi 177cm, meskipun belum siap untuk diproduksi massal.
Banyak perusahaan Tiongkok lainnya berinvestasi dalam teknologi mengemudi otonom, termasuk raksasa ridehailing Didi Global dan penyedia mesin pencari Baidu Inc.
Awal pekan ini, perusahaan terakhir menjadi perusahaan pertama di Tiongkok yang mendapatkan izin untuk mengoperasikan taksi tanpa pengemudi di jalan terbuka.
Lei Jun mendirikan Xiaomi pada tahun 2010 dan dengan cepat mengubahnya menjadi salah satu merek ponsel pintar Android terlaris.
Pada 2021, Lei mengumumkan bahwa Xiaomi akan memasuki pasar kendaraan listrik, sebuah terobosan yang katanya akan menandai upaya kewirausahaan besar terakhirnya.
Perusahaan berkomitmen untuk membawa mobilnya ke produksi massal pada paruh pertama tahun 2024. Awal tahun ini perusahaan memulai pembangunan pabrik mobil pertamanya di Beijing. (Ant/OL-12)
Mobil bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan penunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, memilih mobil yang tepat menjadi keputusan penting
Maung tidak hanya sekadar kendaraan militer, tetapi kini bertransformasi menjadi simbol kematangan rekayasa industri nasional.
Peningkatan target IIMS ini sejalan dengan bertambahnya jumlah merek peserta, baik dari kategori kendaraan penumpang, roda dua, hingga industri pendukung lainnya.
Tanpa perlindungan yang tepat, mobil yang sering terpapar cuaca outdoor berisiko mengalami berbagai masalah serius.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Sistem Alpamayo, akan mampu mendeteksi berbagai jenis objek yang ada di seluruh sisi mobil, termasuk lampu lalu lintas hingga objek manusia yang menyeberang jalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved