Senin 11 Juli 2022, 11:03 WIB

Krisis Ekonomi Menerpa, Presiden Lengser dan Istana Diduduki Demonstran

 Cahya Mulyana | Internasional
Krisis Ekonomi Menerpa, Presiden Lengser dan Istana Diduduki Demonstran

Arun SANKAR / AFP
Para demonstran berunjuk rasa di dalam Istana Kepresidenan Sri Lanka di Kota Kolombo, Sri Langka, Minggu (10/7).

 

RATUSan pengunjuk rasa akan menduduki kediaman Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dan Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe hingga keduanya mengundurkan diri. Ketidakpuasan rakyat Sri Langka mencapai puncaknya dengan menuntut perubahan pemimpin.

"Perjuangan kami belum berakhir. Kami tidak akan menyerah hingga (Rajapaksa) mengundurkan diri," kata seorang pemimpin aksi pendudukan istana tersebut dari kalangan mahasiswa Lahiru Weerasekara.

Presiden Sri Lanka Rajapaksa mengaku akan mengundurkan diri pada 13 Juli. Itu berdasarkan sebuah pengumuman yang disampaikan pihak parlemen Sri Lanka.

Namun Gotabaya belum pernah terlihat atau menyampaikan pernyataannya resmi usai dikabarkan akan mengundurkan diri.

Sejumlah sumber militer mengatakan bahwa Rajapaksa kini berada di sebuah kapal angkatan laut di perairan Sri Lanka.

Ribuan orang telah mendatangi ibu kota Sri Lanka Kolombo mendesak pengunduran diri Rajapaksa di tengah memburuknya situasi perekonomian.

Rajapaksa dinilai sebagai tokoh paling bertanggung jawab atas krisis ekonomi, yang telah membuat harga komoditas penting naik dan sulit didapat.

Baca juga: Presiden Sri Lanka Kabur, Demonstran Tetap Duduki Istana

Perdana Menteri (PM) Sri Lanka saat ini, Ranil Wickremesinghe, juga mengaku akan mengundurkan diri terkait aksi protes tersebut. Kediaman pribadinya telah dibakar massa.

Namun hingga saat ini, sebagian demonstran masih skeptis atas janji presiden dan PM Sri Lanka. Seorang Analis Politik Dan Hak Asasi Manusia Bhavani Fonseka mengatakan bahwa beberapa hari ke depan akan menjadi momen yang dipenuhi ketidakpastian politik.

"Merupakan hal menarik jika kedua pemimpin itu benar-benar mengundurkan diri," ucapnya. (AFP/Cah/OL-09)

Baca Juga

MOHAMMED ABED / AFP

Indonesia Kutuk Kekejaman Israel di Gaza

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 08 Agustus 2022, 11:38 WIB
Indonesia mengutuk keras serangan yang dilakukan Israel di Gaza, Palestina. Serangan ini telah menewaskan 42 warga Gaza dan 300 lainnya...
AFP.

Iran Minta Saudi Bebaskan Warganya yang Ditangkap saat Haji

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 20:00 WIB
Iran pada Jumat (5/8) meminta Arab Saudi membebaskan salah satu warga negaranya yang ditangkap selama...
AFP/Manuel Balce Ceneta.

Ketua Uni Afrika Kutuk Serangan Israel di Gaza

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 19:25 WIB
Ketua Komisi Uni Afrika pada Minggu (7/8) mengutuk serangan-serangan udara Israel di Jalur Gaza ketika kekerasan meningkat di wilayah yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya