Jumat 08 Juli 2022, 11:23 WIB

Ini Pernyataan Lengkap Pengunduran Diri Johnson

Cahya Mulyana | Internasional
Ini Pernyataan Lengkap Pengunduran Diri Johnson

AFP
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

 

Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pemimpin Partai Konservatif. Keputusan ini secara otomatis akan mendorong dirinya melepaskan posisinya sebagai PM.

Berikut pernyataan lengkapnya yang dibacakan di Downing Street pada Kamis (7/7).

Sekarang sudah jelas Partai Konservatif di parlemen menginginkan harus ada pemimpin baru di partai ini termasuk perdana menteri baru. Saya telah setuju dengan Sir Graham Brady, Ketua Anggota Parlemen Backbench bahwa proses memilih pemimpin baru itu harus dimulai sekarang dan jadwalnya akan diumumkan minggu depan.

Dia melanjutkan, "Dan hari ini saya telah membentuk ulang kabinet sampai pemimpin baru itu terpilih. Jadi saya ingin mengatakan kepada jutaan orang yang memilih kami pada 2019, yang banyak di antara mereka memilih partai ini untuk pertama kalinya, terima kasih atas mandat yang luar biasa itu.

Partai Konservatif sudah menjadi mayoritas sejak 1987, raihan suara terbesar sejak 1979. Perlu diketahui bahwa saya telah berjuang begitu keras dalam beberapa hari terakhir untuk menjalankan tugas dengan baik.

Pasalnya mandat itu secara pribadi bukan hanya karena saya ingin melakukannya, tetapi karena saya merasa itu adalah pekerjaan saya, tugas saya, kewajiban saya kepada Anda untuk mewujudkan apa yang kami janjikan di 2019.

Dan tentu saja, saya sangat bangga dengan pencapaian pemerintah ini. Misalnya telah berhasil menyelesaikan Brexit hingga menyelesaikan hubungan diplomasi dengan benua Eropa.

Juga merebut kembali kekuatan negara ini untuk membuat undang-undangnya sendiri di parlemen. Termasuk membuat kebijakan sendiri dalam menanggulangi pandemi covid-19 dengan memberikan vaksin tercepat di Eropa, pertama negara yang paling cepat menghentikan lockdown dan memimpin negara-negara Barat dalam menghadapi agresi Putin di Ukraina."

Johnson mengeluarkan sikap tersebut karena didesak oleh kekuatan politik lewat pengunduran diri lebih dari 50 menteri dan pejabat negara.

Hal ini akibat skandal pelecehan seksual Chris Pincher yang tetap diangkat sebagai Deputy Chief Whip. Kebijakan itu dinilai tidak layak sebab posisi Pincher sangat penting dalam mengatur kontribusi partai di parlemen.

Johnson sempat berkukuh untuk mempertahankan jabatannya. Namun posisi Johnson semakin rapuh.

Belum lama ini, dia menghadapi mosi tidak percaya di parlemen menyusul kandal partygate yang menimpanya. Dalam mosi tidak percaya tersebut, Johnson berhasil lolos. (BBC/OL-12)

 

Baca Juga

AFP/Stefani Reynolds.

AS Prihatin dengan Penutupan LSM Palestina oleh Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 23:01 WIB
Washington mengatakan pada Kamis (18/8) bahwa pihaknya prihatin dengan penutupan paksa oleh pemerintah Israel terhadap beberapa LSM...
AFP/Hazem Bader.

Delegasi Israel Kunjungi Indonesia pada Akhir Juli

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:52 WIB
Delegasi Israel mengunjungi Indonesia yang mayoritas Muslim pada akhir...
AFP/Atta Kenare.

Iran Berupaya Bebaskan Warganya yang Ditahan Saudi saat Haji

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:35 WIB
Iran menggunakan semua kekuatan untuk mengamankan pembebasan salah satu warga negaranya yang ditangkap di Arab Saudi selama haji bulan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya