Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR hubungan internasional dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Faris Al-Fadhat, mengapresiasi upaya Presiden Joko Widodo untuk mendamaikan Rusia dengan Ukraina.
Namun, untuk menghentikan perang yang sudah berlangsung sejak 24 Februari, dibutuhkan strategi dan energi tambahan.
"Pertemuan Presiden Jokowi dengan (Presiden Ukraina) Volodymyr Zelenskyy perlu diapresiasi. Namun hal tersebut tidak akan berpengaruh banyak pada upaya damai Ukraina-Rusia," tuturnya saat dihubungi, Kamis (30/6).
Menurutnya, kehadiran Jokowi di Kyiv sangat penting bagi Ukraina. Akan tetapi, kedatangan Jokowi tidak akan mengubah apapun terkait konflik, karena kendali berada di tangan Rusia.
Baca juga: Presiden Bertolak ke Moskow dari Polandia
Faris menilai kunjungan Jokowi ke Ukraina dan pertemuan dengan Zelenskyy, justru dapat dimaknai bagian kepentingan politik dan ekonomi Indonesia. Khususnya dalam dua hal, yakni pertama sebagai upaya diplomasi dalam memperkuat sikap Indonesia menjaga perdamaian dunia.
Lalu kedua, langkah Jokowi dapat dimaknai sebagai upaya pemerintah untuk memperkuat kepemimpinan dan peran Indonesia di kancah internasional. Posisi Indonesia sebagai Presidensi G20 sangat strategis. Bagi pemerintah, hal ini perlu dimaksimalkan atau dikapitalisasi.
"Kunjungan Jokowi ke Ukraina terasa pas, karena Indonesia saat ini memimpin forum G20. Terlebih, sebelumnya telah mengundang Zelenskyy sebagai tamu khusus dalam pertemuan G20, yang akan digelar akhir tahun ini," imbuhnya.
Baca juga: Iriana Jadi Bukti Perempuan Punya Peran Penting dalam Proses Perdamaian
Dengan kata lain, kunjungan Jokowi merupakan gestur politik pemerintah untuk menunjukkan pada dunia, bahwa Indonesia mampu berperan dan penting untuk diperhitungkan dalam berbagai isu global, termasuk resolusi konflik.
"Jika ingin terus mendorong proses damai di Ukraina, Indonesia perlu memperkuat dialog bilateral dan multilateral," tutur Faris.
Adapun hubungan bilateral tidak hanya dibangun Indonesia dengan Ukraina, namun juga dengan Rusia. Sejauh ini, hubungan Indonesia dengan Rusia terbilang tidak diwarnai persoalan khusus.(OL-11)

Sekretaris Jenderal United Nations (UN) Tourism Shaikha Al Nuwais menegaskan korelasi erat antara pariwisata dengan perdamaian.
PERDAMAIAN yang kokoh hanya dapat bertahan apabila berakar pada kebudayaan masyarakat itu sendiri.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan tidak akan menyerah pada tuntutan wilayah di Ukraina meski Donald Trump mendorong perdamaian.
Ketiganya menegaskan bahwa perdamaian bukan urusan para rohaniwan semata, bukan pula monopoli politisi atau pebisnis, melainkan kerja bersama.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap proses diplomasi yang berlarut-larut dalam upaya mengakhiri perang di Ukraina.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
Kasus ini bermula dari rapuhnya harmonisasi komunikasi di ruang digital
Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved