Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD membenarkan rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.vPertemuan tersebut direncanakan digelar di Moskow, 30 Juni mendatang.
Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran Teuku Rezasyah mengatakan, jika pertemuan tersebut akhirnya terjadi, maka Presiden Jokowi harus hadir dengan ide dan resolusi untuk mengakhiri konflik antara Rusia dengan Ukraina.
Teuku menilai saat ini Putin terbuka untuk menerima resolusi terkait konflik dengan Ukraina. Maka itu, Presiden Jokowi harus datang membawa ide dan resolusi untuk mengakhiri konflik tersebut.
Namun, ia mengatakan Presiden Jokowi juga harus hati-hati dalam menyampaikannya kepada Putin. Jokowi tetap harus menyatakan Indonesia menghendaki tercapainya perdamaian dunia dan tercipta solusi yang memuaskan bagi kedua belah pihak.
Selain itu, Presiden Jokowi juga harus menyatakan bahwa Rusia memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi dunia. Sehingga, perlu untuk menghadirkan perdamaian agar tidak membuat situasi menjadi panas dan mengarah kepada konflik yang lebih besar.
Baca juga : Soal Rusia-Ukraina, Indonesia Mesti Bebas Aktif Wujudkan Perdamaian
"Rusia harus tahu resolusi yang kita rancang tersebut tidak bermaksud menghukum siapapun, tapi untuk menggugah terciptanya perdamaian dunia. Pak Jokowi harus kaya dengan ide. Jangan datang mendadak kemudian pulang begitu saja. Putin sangat jarang bertemu orang, tapi Putin perlu dunia tahu dia terbuka untuk ide-ide," ujar Teuku, kepada Media Indonesia, Senin (20/6).
Teuku mengatakan dalam pertemuan nantinya juga perlu disampaikan untuk mengundang Rusia hadir pada KTT G20 di Bali. Diharapkan dengan kedatangan Putin dapat memberikan terobosan bagi perekonomian dunia.
Lebih lanjut, Teuku mengatakan selain membahas tentang konflik Rusia dengan Ukraina, pertemuan Jokowi dan Putin nantinya juga bisa membahas kerja sama Indonesia dengan Rusia yang telah dimulai pada 2003. Ia mengatakan nantinya pertemuan dapat membahas percepatan kerja sama di bidang kelautan, pertahanan, dan teknologi.
"Banyak opsi yang harus diperdalam. Bisa kerja sama ruang angkasa, riset kelautan, kemudian pelatihan teknologi untuk aparat TNI, kemudian dialog rutin pertahanan, itu kan harus terprogram," ujarnya. (OL-7)
Vladimir Putin tegaskan dukungan deeskalasi cepat di Timur Tengah kepada Masoud Pezeshkian. Bahas dampak serangan AS-Israel dan bantuan kemanusiaan Rusia.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin gencar berkomunikasi dengan Iran dan Donald Trump untuk memediasi konflik di Timur Tengah. Apakah ini murni upaya damai atau strategi mengamankan ekonomi Rusia?
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya tengah meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada sejumlah mitra dekat yang dianggap dapat merekaa andalkan di berbagai kawasan dunia.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
“WAR is the father of all things,” tulis Heraclitus lebih dari dua milenium lalu.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengungkap tiga syarat untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, termasuk pengakuan hak Iran, pembayaran reparasi, dan jaminan internasional.
Perang antara AS-Israel dan Iran yang berlangsung begitu brutal di depan miliaran pasang mata manusia menyisakan pertanyaan yang tak mudah dijawab
Dalam unggahan terbarunya di Truth Social, Trump mengklaim bahwa Departemen Luar Negeri memindahkan ribuan orang dari berbagai negara di Timur Tengah.
Otoritas Seoul telah menetapkan peringatan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.
Menlu periode 2001-2009 Noer Hassan Wirajuda menilai eskalasi serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memperlihatkan kian rapuhnya tatanan global berbasis aturan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved