Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Ukraina memukul mundur serangan Rusia di desa-desa dekat kota Severodonetsk, di mana kedua tentara telah bertempur dalam pertempuran berdarah selama berminggu-minggu. Hal itu disampaikan angkatan bersenjata Kyiv pada Minggu.
"Unit kami memukul mundur serangan di daerah Toshkivka," kata tentara Ukraina di Facebook. "Musuh telah mundur dan berkumpul kembali," ucapnya.
Baca juga: Redam Kerusuhan di SPBU, Pasukan Sri Lanka Lepaskan Tembakan
Dikatakannya, pasukan Rusia menyerbu ke arah desa Orikhove, tetapi mereka berhasil memukul mundur serangan di dekat desa tersebut.
Sehari sebelumnya, para pejabat mengatakan pertempuran sengit terjadi di pemukiman di luar Severodonetsk, yang mereka katakan sebagian besar, tetapi tidak seluruhnya, di bawah kendali Rusia.
"Semua pernyataan Rusia bahwa mereka mengendalikan Severodonetsk adalah bohong. Memang, mereka mengendalikan sebagian besar kota tetapi mereka tidak mengendalikannya sepenuhnya," kata gubernur lokal Sergiy Gaiday di Telegram, pada Minggu.
Dia mengatakan pasukan Rusia terus-menerus menambah pasukan mereka dengan cadangan, membawa pasukan baru ke Severodonetsk dan daerah sekitarnya.
"Mereka sekarang mencoba mendorong langkah demi langkah, meter demi meter," katanya.
Pihak berwenang, katanya, melanjutkan evakuasi dari Lysychansk, di seberang sungai dari Severodonetsk dan sangat dilanda oleh penembakan.
Evakuasi dari Severodonetsk tidak dapat dilakukan selama berhari-hari, setelah jembatan terakhir di seberang sungai yang menghubungkannya ke Lysychansk diledakkan.
Pihak berwenang Ukraina mengatakan ratusan orang bersembunyi dari penembakan di pabrik kimia Azot di Severodonetsk.
PBB memperingatkan pekan ini bahwa warga sipil yang tersisa di Severodonetsk kehabisan air bersih, makanan dan sanitasi. (AFP/Nur/OL-6)
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved