Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Energi Atom Internasional (IAEA), pada Minggu (12/6), mendesak Iran untuk melanjutkan pembicaraan sekarang untuk menghindari krisis yang bisa mempersulit untuk menyelamatkan perjanjian nuklir 2015.
Pekan ini, Iran memutuskan beberapa kamera yang memungkinkan inspektur internasional untuk memantau kegiatan nuklirnya sebagai tanggapan atas resolusi Barat yang disahkan pada 8 Juni di mana badan PBB itu mengecam kurangnya kerja sama Teheran.
Dua puluh tujuh kamera pengawas telah dilepas, kata Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi dalam wawancara yang disiarkan pada Minggu oleh CNN, menyebutnya sebagai langkah yang sangat serius.
Kesepakatan 2015, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama, memberikan Iran bantuan dari sanksi ekonomi yang melumpuhkan sebagai imbalan atas pembatasan aktivitas nuklirnya.
Tetapi pada tahun 2018, presiden AS saat itu Donald Trump secara sepihak menarik diri dari pakta tersebut dan menerapkan kembali sanksi. Itu kemudian mendorong Iran untuk mulai membatalkan komitmennya sendiri.
Pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan telah terhenti sejak Maret.
Dalam wawancara CNN, Grossi mengatakan dia memberi tahu rekan-rekan Irannya, "Kita harus duduk sekarang, kita harus memperbaiki situasi, kita harus terus bekerja sama".
"Satu-satunya cara bagi Iran untuk mendapatkan kepercayaan, kepercayaan yang sangat mereka butuhkan untuk memajukan ekonomi mereka adalah dengan mengizinkan inspektur IAEA hadir," katanya.
Tanpa kamera pengintai, kata Grossi, lembaganya tidak akan dapat segera mengumumkan apakah program nuklir Iran itu damai - seperti yang berulang kali ditekankan Teheran - atau apakah Iran sedang mengembangkan bom atom.
Bahkan jika Iran menyambungkan kembali kamera dalam beberapa bulan, kata Grossi, pekerjaan apa pun yang mereka lakukan sementara itu akan tetap rahasia, mungkin membuat kesepakatan apa pun tidak berguna.
Oleh karena itu, katanya, tindakan Iran baru-baru ini membuat jalan kembali ke kesepakatan menjadi sangat sulit.
Dalam percakapan telepon pada Sabtu dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres meminta para diplomat untuk menyelamatkan perjanjian itu, menurut sebuah pernyataan pada Minggu. (CNA/OL-12)
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
EKOSISTEM aset digital Iran melampaui angka US$7,78 miliar atau sekitar Rp132 triliun pada 2025. Ini tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
DI tengah rezim Iran yang semakin terdesak, menghadapi tekanan luar biasa baik dari dalam maupun luar negeri, mata uang kripto muncul sebagai alternatif keuangan bagi banyak warganya.
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
Presiden AS Donald Trump menolak memberikan kepastian terkait langkah militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved