Rabu 25 Mei 2022, 10:15 WIB

Schroeder Pastikan Batal Jadi Anggota Dewan Pengawas Gazprom

Basuki Eka Purnama | Internasional
Schroeder Pastikan Batal Jadi Anggota Dewan Pengawas Gazprom

AFP/ERIC PIERMONT
Mantan kanselir Jerman Gerhard Schroeder

 

MANTAN Kanselir Jerman Gerhard Schroeder, Selasa (24/5), mengatakan dirinya tidak akan bergabung dalam dewan pengawas Gazprom, setelah keterlibatannya dengan perusahaan energi Rusia itu menuai kecaman.

"Saya menolak nominasi untuk menjadi anggota dewan pengawas Gazprom, beberapa waktu lalu. Saya juga telah mengomunikasikan hal itu dengan perusahaan tersebut," ujar Schroeder dalam unggahan di Linkedin.

Invasi Rusia ke Ukraina menuai tekanan publik kepada Schroeder untuk menjauhkan diri dari Presiden Vladimir Putin dan memutuskan hubungan dengan Gazprom.

Baca juga: Kanselir Jerman Minta Gerhard Schroeder Tinggalkan Jabatan di Rusia

Kanselir Jerman Olaf Scholz, yang berasal dari partai yang sama dengan Schroeder, Partai Sosial Demokrasi, juga berulang kali secara terbuka meminta pendahulunya itu untuk meninggalkan posisinya di Gazprom.

Keterkaitan dengan Gazprom telah menyebabkan parlemen Jerman, Kamis (19/5), mencabut fasilitas yang diberikan kepada Schroeder, sebagai mantan kanselir, termasuk kantor dan ajudan.

Di hari yang sama, parlemen Uni Eropa menyepakati resolusi yang akan berujung sanksi terhadap Schroeder jika dia tidak mundur dari Gazprom.

Schroeder seharusnya menjadi anggota dewa pengawas Gazprom pada Juni mendatang.

Mantan kanselir Jerman pada 1998 hingga 2005 itu telah mengecam invasi Rusia ke Ukraina namun menegaskan dialog dengan Moskow harus terus dilakukan. (AFP/OL-1)
 

Baca Juga

Alexey DRUZHININ / SPUTNIK / AFP

Presiden Jokowi akan Bertemu Zelensky dan Putin, HMI: Langkah Sangat Tepat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 22:22 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertemu dengan dua pemimpin negara yang sedang berperang, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan...
AFP

Hadapi Krisis Global, PBB Siapkan Dana Rp311 Miliar

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 18:22 WIB
Di tengah ancaman krisis pangan hingga keuangan, 70 negara telah mengajukan proposal bantuan kepada PBB, dengan 69 negara di antaranya...
Eva Marie UZCATEGUI / AFP

NASA tunjuk 3 Perusahaan untuk Desain Sistem Tenaga Nuklir di Bulan

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 15:00 WIB
Ketiga perusahaan tersebut antara lain Lockheed Martin dari Maryland, Westinghouse dari Cranberry Township, Pennsylvania serta IX dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya