Sabtu 07 Mei 2022, 13:46 WIB

AS Kirim Lebih Banyak Senjata ke Ukraina

Nur Aivanni | Internasional
AS Kirim Lebih Banyak Senjata ke Ukraina

AFP
Ilustrasi

 

Presiden AS Joe Biden mengumumkan paket bantuan militer lainnya untuk Ukraina pada Jumat ketika puluhan warga sipil dievakuasi dari pabrik baja Mariupol yang terkepung.

Dikatakan Biden, bantuan keamanan AS terbaru senilai $150 juta itu akan mencakup amunisi artileri dan radar. Seorang pejabat senior AS mengatakan itu termasuk radar kontra-artileri yang digunakan untuk mendeteksi sumber tembakan musuh dan peralatan pengacau elektronik.

Paket bantuan militer terbaru tersebut menjadikan nilai total persenjataan AS yang dikirim ke Ukraina sejak invasi dimulai menjadi $3,8 miliar.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan lebih dari 40 perempuan dan anak-anak telah dievakuasi pada Jumat dari pabrik baja Mariupol. Mereka menghabiskan selama dua bulan di tempat penampungan bawah tanah.

Sementara, Kementerian Pertahanan Rusia menyampaikan sebanyak 50 warga sipil telah dievakuasi, termasuk 11 anak-anak. Dikatakannya, mereka diserahkan kepada PBB dan Palang Merah, yang membantu dalam operasi tersebut. Operasi kemanusiaan, katanya, akan berlanjut pada Sabtu.

Sekitar 200 warga sipil, termasuk anak-anak, diperkirakan masih terperangkap di terowongan dan bungker era Soviet di bawah pabrik Azovstal, bersama dengan sekelompok tentara Ukraina.

Rusia mengumumkan gencatan senjata di pabrik tersebut selama tiga hari mulai Kamis, tetapi tentara Ukraina mengatakan operasi serangan Rusia telah dilanjutkan melalui darat dan udara. (AFP/OL-12)

 

Baca Juga

AFP

Balasan, Lima Diplomat Kroasia Diusir dari Rusia

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 11:31 WIB
Pada 11 April Kroasia mengusir 18 diplomat Rusia sebagai protes terhadap perang...
Brandon Bell/AFP

Massa Desak Pemerintah AS Batasi Izin Penggunaan Senjata Api

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 10:07 WIB
Sekelompok pengunjuk rasa yang marah atas penembakan siswa sekolah dasar di Texas meminta pembatasan izin penggunaan senjata api sambil...
Justin TALLIS / AFP

Rusia Pertimbangkan Gunakan Mata Uang Kripto untuk Pembayaran Internasional

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 08:30 WIB
Rusia sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan mata uang kripto digunakan untuk pembayaran...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya