Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TALIBAN menekan warga Afghanistan agar tidak meninggalkan negara tersebut. Mengingat, pasukan Taliban masih melanjutkan penyisiran keamanan besar-besaran, yang disebut "operasi pembersihan".
Larangan perjalanan itu diumumkan pada Minggu malam waktu setempat. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menyebut kebijakan pembatasan bertujuan mencegah kesulitan bagi warga Afghanistan yang pergi ke luar negeri.
Evakuasi yang diselenggarakan oleh negara atau organisasi non-pemerintah juga dilarang. Bahkan, keluarga yang berusaha meninggalkan negara itu dengan cara mereka sendiri, harus memiliki alasan khusus, atau bakal dihentikan pihak imigrasi.
Baca juga: AS Izinkan Bank Global Transfer Dana Bantuan ke Afghanistan
"Saya harus mengatakan dengan jelas bahwa orang-orang yang meninggalkan Afghanistan bersama keluarga mereka dan tidak punya alasan, kami siap mencegah mereka," tegas Mujahid dalam konferensi pers.
Perempuan juga tidak akan bisa terbang ke luar negeri, kecuali ditemani oleh kerabat laki-laki. Langkah itu mencerminkan pembatasan domestik serupa yang diterapkan tahun lalu.
"Jika mereka (perempuan) ingin bepergian ke luar negeri, mereka harus memiliki pendamping. Ini adalah perintah hukum syariah Islam," imbuh Mujahid.
Baca juga: Taliban Singkirkan Semua Tanda dari Pemerintahan Sebelumnya
Pengumuman itu datang pada akhir pekan ketika upaya pencarian penculik, pencuri dan penjarah digencarkan. Adapun operasi berlangsung di Kabul dan sejumlah kota lainnya, yang disebut "operasi pembersihan" terpisah dari kebijakan perjalanan.
Pembatasan perjalanan terbaru jelas membuat khawatir puluhan ribu warga Afghanistan, yang telah dijanjikan suaka di luar negeri. Tepatnya, setelah bekerja dengan pasukan asing pimpinan AS atau organisasi Barat selama 20 tahun pemberontakan Taliban.
Adapun, penyisiran keamanan besar-besaran di Kabul berlanjut dengan pasukan Taliban pergi dari rumah ke rumah. Mereka mencari senjata dan penjahat yang dipersalahkan atas serentetan perampokan dan penculikan baru-baru ini.(AFP/OL-11)
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid tegaskan dukungan bagi Iran jika AS menyerang. Simak analisis hubungan Kabul-Teheran & dinamika keamanan Timur Tengah 2026.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
STATUS tanggap darurat bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski demikian, proses pencarian korban masih dilanjutkan.
Perpanjangan pencarian korban longsor Cisarua tersebut sejalan dengan status tanggap darurat bencana yang ditetapkan Pemkab Bandung Barat selama 14 hari.
Meski pencarian dilakukan secara intensif oleh tujuh SRU, hingga akhir operasi hari ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, sehingga hasil pencarian masih nihil.
TNI AL mengerahkan lima KRI dengan tim medis, logistik, penyelamat, dan lima helikopter untuk mendukung operasi pencarian.
TIM SAR gabungan melakukan pencarian terhadap dua warga yang dilaporkan hanyut di Sungai Belumai, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali oleh Tim SAR Gabungan diperpanjang, menyusul masih banyak korban yang belum ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved