Selasa 15 Februari 2022, 10:19 WIB

AS Larang Warga ke Indonesia karena Covid-19

Basuki Eka Purnama | Internasional
AS Larang Warga ke Indonesia karena Covid-19

AFP/ROBERTO SCHMIDT
Seorang pelancong mendorong koper miliknya di Bandara Internasional Ronald Reagan di Washington, Amerika Serikat.

 

DEPARTEMEN Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Senin (14/2), memasukkan Indonesia, Korea Selatan (Korsel), dan Azerbaijan ke dalam daftar negara yang diminta untuk tidak dikunjungi oleh warga AS karena risiko terkait covid-19.

Imbauan terkait kunjungan ke Indonesia, Korsel, dan Azerbaijan itu diberi label Tingkat 4: Jangan Bepergian ke Sana.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), pada hari yang sama, mengeluarkan imbauan bagi masyarakat untuk tidak bepergian ke enam negara dan wilayah, termasuk Korsel, Belarus, dan Azerbaijan karena penularan covid-19.

Baca juga: AS Berencana Tawarkan Jaminan Kredit Sebesar US$1 Miliar ke Ukraina

CDC juga menambahkan Komoro, Polinesia Prancis, serta Saint Pierre and Miquelon ke daftar negara dan wilayah yang risikonya berada di Level Empat: Sangat Tinggi.

Secara keseluruhan, CDC memasukkan 140 negara dan wilayah pada tingkat tertinggi peringatan, termasuk terhadap Kanada, seluruh Eropa, dan hampir seluruh Amerika Latin.

Tingkat covid-19 yang disebabkan varian Omikron menurun, namun masih tinggi di banyak negara.

CDC menyebut ada 50 negara dan wilayah dengan Level Tiga: Tinggi,. Menurut level tersebut, perjalanan tidak penting perlu dihindari warga Amerika yang belum divaksin.

Hanya 11 tujuan, termasuk Tiongkok, Selandia, Baru, Pakistan, Taiwan, dan Hong Kong yang masuk dalam kategori Level 1: Rendah atau Level 2: Sedang.

CDC menyediakan daftar berisi 40 tujuan sebagai daerah-daerah yang kondisinya tidak diketahui dan karena itu menyarankan warga AS untuk tidak berkunjung ke sana, kecuali kalau sudah divaksin covid-19.

Beberapa pejabat industri perjalanan mengatakan mereka meyakini rekomendasi perjalanan yang dikeluarkan CDC adalah salah satu faktor yang menjadikan permintaan perjalanan udara tertekan.

Sebelumnya, pada bulan ini, kalangan maskapai besar, bisnis, dan perusahaan layanan perjalanan mendesak Gedung Putih untuk mencabut kewajiban tes covid-19 sebelum berangkat ke AS bagi para penumpang internasional yang telah divaksin. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/Brendan Smialowski.

Lagi, Pembicaraan Nuklir Iran-AS Buntu

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 30 Juni 2022, 17:25 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian mengatakan Iran sangat serius untuk menyelesaikan kesepakatan di Doha, tetapi tidak akan...
Ist

Ini Harapan Missionaris dari Indonesia Terkait Misi Perdamaian Jokowi ke Rusia-Ukraina

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 16:47 WIB
Seorang missionaris Indonesia yang telah berkarya 22 tahun di Rusia mengungkapkan perasaannya dan juga harapannya atas kunjungan...
AFP/Jaafar Ashtiyeh.

3 Warga Israel, 64 Orang Palestina Terluka dalam Bentrokan Semalam

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 16:09 WIB
Tentara mengatakan menangkap 12 orang dalam operasi terpisah di Tepi Barat pada Rabu malam. Ini serangan terbaru dalam tindakan yang dipicu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya