Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pengungsi Norwegia (NRC) memperingatkan bahwa sekitar 2 juta orang di sepanjang garis depan Ukraina wilayah timur berisiko mengungsi, jika konflik meningkat.
"Nyawa dan keselamatan jutaan orang di Ukraina timur tergantung pada keseimbangan. Saat kami menunggu terobosan politik untuk kebuntuan saat ini," ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pengungsi Norwegia Jan Egeland dalam sebuah pernyataan.
"Kita tidak boleh meremehkan penderitaan manusia dari konflik baru. Itu akan mengakibatkan peningkatan korban sipil, pengungsian besar-besaran dan kebutuhan kemanusiaan yang melonjak," pengungsinya.
Baca juga: Putin Tuding Barat Abaikan Kekhawatiran Keamanan Rusia
Para pemimpin Barat telah membunyikan alarm atas kemungkinan invasi Rusia ketika Moskow mengerahkan lebih dari 100.000 tentara ke perbatasan dengan Ukraina. Di lain sisi, Kremlin membantah pihaknya sedang merencanakan serangan.
Rusia merebut Semenanjung Krimea dari Kyiv pada 2014 dan telah memicu konflik separatis di timur negara tersebut. Konflik panas telah merenggut nyawa lebih dari 13.000 orang.
Baca juga: Inggris Siap Beri Sanksi Berat untuk Rusia Terkait Ukraina
Saat ketegangan meningkat, NRC memperingatkan sekitar 2 juta orang yang tinggal di zona 20 kilometer di kedua sisi jalur kontak di Ukraina timur, berada di bawah ancaman kekerasan. Gelombang pengungsi juga dapat meningkat, jika konflik meningkat.
Organisasi tersebut menyatakan lebih dari 850.000 orang sudah mengungsi. Lalu, 3 juta bergantung pada bantuan kemanusiaan. "Peperangan akan secara dramatis memperburuk situasi kemanusiaan. Apalagi kebutuhan sudah tinggi dari tahun-tahun kekerasan," bunyi pernyataan tersebut.
NRC menegaskan bahwa lonjakan apa pun dalam konflik dapat membalikkan perbaikan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Diketahui, jumlah penerima bantuan mengalami penurunan hingga 5 juta orang pada 2015 lalu.(AFP/OL-11)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Serangan udara AS di ibu kota Venezuela Caracas, penangkapan Presiden Nicolás Maduro, serta pengambilalihan fasilitas energi strategis menandai eskalasi terbuka
Konflik antara Danielle NewJeans dengan agensinya, ADOR, merupakan puncak dari pertikaian panjang yang berakar pada krisis internal manajemen sejak 2024.
Konflik tanah restant merupakan permasalahan lahan yang terjadi di semua kawasan transmigrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved