Jumat 31 Desember 2021, 05:30 WIB

Uni Eropa Dukung Embargo Senjata Myanmar

Nur Aivanni | Internasional
Uni Eropa Dukung Embargo Senjata Myanmar

ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Ilustrasi

 

Uni Eropa, pada Kamis (30/12), mengatakan pihaknya mendukung embargo senjata internasional terhadap rezim militer Myanmar dan memperketat sanksinya sendiri menyusul pembantaian pekan lalu terhadap lebih dari 30 orang.

Pembunuhan itu terjadi pada Malam Natal di negara bagian Kayah, di mana pemberontak pro-demokrasi memerangi militer, yang mengambil alih pemerintah dari pemerintahan yang dipilih secara demokratis pada Februari.

"Mengingat meningkatnya kekerasan di Myanmar, diperlukan peningkatan tindakan pencegahan internasional, termasuk embargo senjata," kata Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta militer pada Februari, dengan lebih dari 1.300 orang tewas dalam tindakan keras oleh pasukan keamanan, menurut kelompok pemantau lokal.

Sejak kudeta, UE telah memberlakukan sanksi yang ditargetkan pada militer Myanmar, para pemimpin dan entitasnya.

Blok tersebut juga menghentikan bantuan keuangan UE kepada pemerintah dan membekukan bantuan yang dapat dilihat sebagai melegitimasi rezim militer. (AFP/OL-12)

Baca Juga

AFP/SERGEY BOBOK

Indonesia dan G20 Bisa Tuntaskan Konflik Rusia-Ukraina

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 26 Mei 2022, 09:00 WIB
Ada tiga jalan untuk Indonesia mendamaikan konflik Rusia-Ukraina. Pertama jalur G20, ASEAN dan Gerakan...
Brian W.J. Mahy / Centers for Disease Control and Prevention / AFP

Portugal Konfirmasi 10 kasus Baru Cacar Monyet, total 49 Kasus

👤Mediaindonesia 🕔Rabu 25 Mei 2022, 21:25 WIB
Angka tersebut menambah total menjadi 49 kasus dan menyamai jumlah infeksi yang terkonfirmasi di negara tetangga,...
AFP/Atta Kenare.

Pembunuhan Kolonel IRGC, Pesan Israel terkait Suriah dan Perjanjian Nuklir?

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 Mei 2022, 21:20 WIB
IRGC mengidentifikasi Khodai hanya sebagai pembela tempat yang disucikan. Ini dikaitkan dengan mereka yang pergi ke Suriah dan memerangi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya