Sabtu 25 Desember 2021, 18:56 WIB

Koalisi Saudi Luncurkan Operasi Besar Yaman setelah Serangan Maut

Mediaindonesia.com | Internasional
Koalisi Saudi Luncurkan Operasi Besar Yaman setelah Serangan Maut

AFP/Mohammed Huwais.
Warga Yaman memeriksa kerusakan menyusul serangan udara semalam yang dilaporkan oleh koalisi pimpinan Saudi.

 

KOALISI yang dipimpin Arab Saudi pada Sabtu (25/12) meluncurkan serangan skala besar di Yaman. Ini setelah suatu proyektil menewaskan dua orang di kerajaan itu. Peristiwa itu merupakan kematian pertama dalam tiga tahun oleh pemberontak Huthi yang didukung Iran.

Huthi memperingatkan tetangga utara Yaman yang kaya minyak tentang tanggapan menyakitkan jika koalisi tidak menghentikan agresinya terhadap negara yang dilanda konflik itu.

Yaman telah dilanda perang saudara sejak 2014. Pemerintah yang diakui secara internasional dan didukung oleh koalisi militer pimpinan Saudi melawan Huthi yang menguasai sebagian besar wilayah utara.

Puluhan ribu orang telah tewas sejak itu. PBB menggambarkannya sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Kekerasan terbaru terjadi semalam ketika dua orang--satu warga Saudi dan lainnya Yaman--tewas dan tujuh lainnya terluka dalam serangan proyektil di Jazan, menurut pertahanan sipil Saudi.

"Suatu proyektil militer jatuh di toko komersial di jalan utama, mengakibatkan dua kematian," katanya. Enam warga Saudi dan seorang warga Bangladesh terluka.

Baca juga: Paus Sesalkan Tragedi Besar Yaman dan Suriah Diabaikan

Gambar dari Saudi Press Agency yang konon setelah serangan itu menunjukkan kawah besar di tanah dan sejumlah kendaraan yang hancur. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/SERGEY BOBOK

Indonesia dan G20 Bisa Tuntaskan Konflik Rusia-Ukraina

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 26 Mei 2022, 09:00 WIB
Ada tiga jalan untuk Indonesia mendamaikan konflik Rusia-Ukraina. Pertama jalur G20, ASEAN dan Gerakan...
Brian W.J. Mahy / Centers for Disease Control and Prevention / AFP

Portugal Konfirmasi 10 kasus Baru Cacar Monyet, total 49 Kasus

👤Mediaindonesia 🕔Rabu 25 Mei 2022, 21:25 WIB
Angka tersebut menambah total menjadi 49 kasus dan menyamai jumlah infeksi yang terkonfirmasi di negara tetangga,...
AFP/Atta Kenare.

Pembunuhan Kolonel IRGC, Pesan Israel terkait Suriah dan Perjanjian Nuklir?

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 Mei 2022, 21:20 WIB
IRGC mengidentifikasi Khodai hanya sebagai pembela tempat yang disucikan. Ini dikaitkan dengan mereka yang pergi ke Suriah dan memerangi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya