Rabu 27 Oktober 2021, 10:50 WIB

Europol: Polisi Tangkap 150 Orang di Dunia dalam Serangan Dark Web

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Europol: Polisi Tangkap 150 Orang di Dunia dalam Serangan Dark Web

AFP
Polisi di seluruh dunia menangkap 150 orang tersangka, termasuk beberapa target terkenal, yang terlibat dalam pembelian atau penjualan baran

 

POLISI di seluruh dunia menangkap 150 orang tersangka, termasuk beberapa target terkenal, yang terlibat dalam pembelian atau penjualan barang ilegal secara online di salah satu serangan terbesar yang menargetkan Dark Web.

Operation Dark HunTOR juga memulihkan jutaan euro dalam bentuk tunai dan bitcoin, serta obat-obatan dan senjata.

Penggerebekan itu bermula dari serangan polisi yang dipimpin Jerman awal tahun ini yang menghancurkan pasar darknet terbesar di dunia.

"(Dark HunTOR) terdiri dari serangkaian tindakan terpisah tetapi saling melengkapi di Australia, Bulgaria, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Swiss, Inggris, dan Amerika Serikat," kata Europol yang berbasis di Den Haag pada Selasa (26/10).

Di AS saja, polisi menangkap 65 orang, sementara 47 ditahan di Jerman, 24 di Inggris, dan masing-masing empat di Italia dan Belanda. Beberapa dari mereka yang ditangkap dianggap sebagai target bernilai tinggi oleh Europol.

Agen hukum juga menyita €26,7 juta atau sekitar Rp427 miliar uang tunai dan mata uang virtual, serta 45 senjata dan 234 kg obat-obatan, termasuk 25.000 pil ekstasi.

Polisi Italia juga menutup pasar DeepSea dan Berlusconi yang bersama-sama membual lebih dari 100.000 pengumuman produk illegal, menurut Europol, yang mengoordinasikan operasi tersebut bersama dengan lembaga peradilan kembarnya Eurojust.

Polisi Jerman pada bulan Januari menutup pasar online DarkMarket, yang digunakan oleh operator yang diduga seorang warga Australia, untuk memfasilitasi penjualan obat-obatan, data kartu kredit curian, dan malware.

Barang Bukti

Europol mengatakan tersangka operator ditangkap di dekat perbatasan Jerman-Denmark pada saat itu, dan penyitaan infrastruktur kriminal memberikan penyelidik di seluruh dunia dengan banyak bukti.

Jaksa Jerman pada saat itu mengatakan DarkMarket terungkap dalam penyelidikan besar terhadap layanan web-hosting Cyberbunker, yang terletak di bekas bunker NATO di barat daya Jerman. European Cybercrime Center (EC3) Europol sejak itu telah menyusun paket intelijen untuk mengidentifikasi target utama, kata badan kepolisian benua itu.

Darknet rahasia mencakup situs web yang hanya dapat dinilai dengan perangkat lunak atau otorisasi tertentu, memastikan anonimitas bagi pengguna.

Mereka menghadapi tekanan yang meningkat dari penegakan hukum internasional dalam beberapa bulan terakhir.

"Inti dari operasi seperti ini adalah untuk memberi tahu para penjahat yang beroperasi di Dark Web (bahwa) komunitas penegak hukum memiliki sarana dan kemitraan global untuk membuka kedok mereka dan meminta pertanggungjawaban mereka atas kegiatan ilegal mereka," kata wakil direktur operasi Europol, Jean-Philippe Lecouffe.

Seorang perwira polisi Prancis yang berspesialisasi dalam kejahatan dunia maya mengatakan kepada AFP bahwa operasi itu berlangsung selama beberapa bulan dan tidak semua penangkapan terjadi pada waktu yang bersamaan.

Di Prancis misalnya, tiga orang yang terdiri dari dua pria dan seorang wanita, ditangkap pada bulan Juni, kata petugas polisi. Mereka menjalankan situs di Dark Web yang disebut Le Monde parallele.

Salah satunya adalah administrator, yang lain moderator dan yang ketiga adalah “escrow" yang bertanggung jawab untuk mengamankan transaksi, kata pejabat hukum Prancis.

Penyelidik kejahatan dunia maya di Delft University of Technology di Belanda, Rolf van Wegberg, mengatakan operasi tersebut menandakan jeda dalam tren tindakan polisi baru-baru ini terhadap tersangka penjahat online.

"Operasi semacam ini di masa lalu bertujuan untuk menangkap para pengendali pasar ini, sekarang kami melihat layanan polisi menargetkan penjual teratas," katanya kepada wartawan investigasi di lembaga penyiaran publik KRO-NCRV Belanda. (Straitstimes/OL-13)

Baca Juga: Upacara Penyerahan Nobel Perdamaian Tahun Ini akan Digelar Secara Langsung

Baca Juga

AFP/Mahmud Hams.

Israel Bebaskan Tahanan Palestina setelah Akhiri Mogok Makan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 23:10 WIB
Aksi mogok makan menjadi hal biasa di antara para tahanan Palestina dan telah membantu mengamankan banyak konsesi dari otoritas...
DOK BAKAMLA

Diprotes Tiongkok, Pengamat Sebut Pengeboran Migas di Natuna Tetap Dilanjutkan

👤Nur Aivanni  🕔Minggu 05 Desember 2021, 21:00 WIB
pemerintah membangun opini di dalam dan luar negeri, perihal kewajiban semua negara di dunia, untuk tidak menafsirkan hukum internasional...
AFP

AS Hingga UE Kecam Taliban Atas Pembunuhan Mantan Pasukan di Afghanistan

👤Nur Aivanni  🕔Minggu 05 Desember 2021, 19:54 WIB
Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada Agustus ketika pemerintah yang didukung AS di Kabul runtuh setelah pasukan Amerika...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya