Selasa 12 Oktober 2021, 08:24 WIB

84 Pengungsi Afghanistan Tiba di Spanyol

Nur Aivanni | Internasional
84 Pengungsi Afghanistan Tiba di Spanyol

AFP/CRISTINA QUICLER
Anak-anak Afghanistan turun dari pesawat di pangkalan militer Rota, Spanyol.

 

SEBUAH penerbangan yang membawa 84 warga Afghanistan -- orang-orang yang bekerja untuk pasukan Spanyol dan keluarga mereka -- tiba di Madrid, Senin (11/10), setelah dievakuasi melalui Pakistan.

Pesawat militer itu mendarat di pangkalan udara Torrejon de Ardoz, dekat Madrid, pada pukul 21.00 waktu setempat sesuai jadwal, menurut sebuah pernyataan pemerintah.

Menteri pertahanan, luar negeri, dan migrasi Spanyol berada di bandara untuk menemui mereka.

Baca juga: Kisah Anak dan Remaja saat Ledakan di Masjid Syiah Afghanistan

Dilaporkan televisi TVE, 84 penumpang itu terdiri dari 14 orang yang pernah bekerja untuk pasukan Spanyol di Afghanistan dan keluarga mereka.

Penyiar menunjukkan gambar pria, perempuan, dan anak-anak yang turun dari pesawat.

Sebuah cicitan Kementerian Pertahanan di Twitter menunjukkan cuplikan dari apa yang dikatakan sebagai reuni yang emosional antara seorang ayah, yang tiba di Madrid pada Agustus, dan putrinya.

Dalam sebuah pernyataan di Twitter, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares berterima kasih kepada Pakistan atas kerja samanya dalam operasi evakuasi.

Media Spanyol, termasuk surat kabar El Pais dan Radio Nasional, telah melaporkan bahwa Madrid akan membawa hampir 250 warga Afghanistan, yang memasuki Pakistan terlebih dahulu dan akan diterbangkan dengan pesawat angkut militer. Sementara, penerbangan kedua dengan sisa pengungsi diperkirakan tiba pada Selasa (12/10).

Evakuasi Spanyol telah dilakukan selama berminggu-minggu, dengan Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares mengunjungi Pakistan dan Qatar pada awal September.

Madrid mengevakuasi lebih dari 2.000 orang, kebanyakan dari mereka adalah warga Afghanistan yang telah bekerja untuk Spanyol dan keluarga mereka, selama penarikan oleh negara-negara barat saat Taliban merebut kekuasaan di Kabul pada Agustus.

Namun, penerbangan harus dihentikan begitu pasukan terakhir Amerika Serikat (AS) yang melindungi bandara ibu kota Afghanistan pergi.

Diplomat Uni Eropa Josep Borrell, Jumat ((8/10), mendesak negara-negara anggota blok itu untuk menampung minimal antara 10.000 dan 20.000 lebih pengungsi Afghanistan.

"Untuk menyambut mereka, kami harus mengevakuasi mereka, dan kami akan turun ke sana, tetapi itu tidak mudah," katanya di Madrid.

Uni Eropa telah mengatakan permintaan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi untuk menerima 42.500 pengungsi Afghanistan selama lima tahun dapat dicapai - meskipun keputusan apapun terletak pada negara-negara anggota. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Dok. Biro Pers Sekretarian Presiden

Presiden: Indonesia-Malaysia akan Perkuat Kerja Sama 

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 18 Oktober 2021, 22:26 WIB
“Indonesia dan Malaysia akan terus meningkatkan kerja sama. Tidak saja untuk kepentingan bilateral kita namun juga untuk perdamaian...
breakinglatest.news

Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok Terhambat Pasokan Listrik

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 22:25 WIB
Krisis listrik dan terhambatnya pasokan telah memberikan tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi...
AFP/-.

Serangan Koalisi Saudi Tewaskan 1.100 Pemberontak Yaman dalam Sepekan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 22:00 WIB
Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin, pemimpin pemberontak Abdelmalek al-Huthi menyerukan pertempuran...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya