Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSEN obat AS Pfizer secara resmi meminta otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin covid-19 kepada anak-anak usia lima hingga 11 tahun. Anak-anak telah terinfeksi dalam jumlah yang lebih besar dalam gelombang virus korona terbaru yang didorong oleh varian delta.
Karena itu, menyuntik anak-anak dipandang sebagai kunci untuk menjaga sekolah tetap buka dan membantu mengakhiri pandemi. Pada akhir September, Pfizer dan BioNTech, yang bersama-sama mengembangkan vaksin, mulai mengirimkan data ke Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk otorisasi yang sangat dinanti.
Pfizer menuliskan tweet pada Kamis (7/10) pagi bahwa kedua perusahaan telah secara resmi mengajukan permintaan ke FDA untuk Otorisasi Penggunaan Darurat (EUA) dari vaksin covid-19 untuk anak-anak berumur 5 hingga 12. "Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan FDA dengan tujuan akhir membantu melindungi anak-anak dari ancaman kesehatan masyarakat yang serius ini," kata Pfizer.
Menyusul pengumuman tersebut, Koordinator Covid-19 Gedung Putih Jeff Zients mengatakan kepada CNN bahwa "Saya pikir kita semua dapat sepakat bahwa mendapatkan vaksin yang aman dan efektif untuk anak-anak berusia lima hingga 11 tahun menjadi langkah selanjutnya yang sangat penting dalam perjuangan kita melawan virus."
Anak-anak dalam kelompok usia 5-11 menerima rejimen dua dosis 10 mikrogram dalam percobaan. Ini lebih sedikit dibandingkan dengan 30 mikrogram untuk kelompok usia yang lebih tua. Suntikan diberikan 21 hari terpisah.
Baca juga: Pfizer Uji Coba Vaksin Covid-19 ke Bayi Umur 6 Bulan-5 Tahun
FDA sebelumnya mengatakan bahwa setelah pengajuan resmi selesai, badan tersebut akan menyelesaikan peninjauannya kemungkinan dalam hitungan minggu daripada bulan. Vaksin Pfizer-BioNTech telah mendapatkan persetujuan penuh FDA untuk mereka yang berusia 16 tahun ke atas. (AFP/OL-14)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Pfizer dan Moderna sedang mengembangkan vaksin flu burung berbasis mRNA untuk menghadapi ancaman virus Flu Burung yang semakin meningkat.
Pfizer melaporkan penurunan laba yang tajam pada Selasa (1/8) karena pendapatan terkait covid-19 yang jauh lebih rendah akibat prospek penjualan setahun penuh yang dibatasi.
Pfizer mencapai kesepakatan untuk membeli perusahaan biotek Seagen senilai US$43 miliar atau sekitar Rp661 triliun untuk memerangi kanker.
Wiku berharap vaksin Pfizer yang sudah disebar ke berbagai daerah digunakan dengan baik. Supaya masyarakat semakin terlindungi dari penularan covid-19.
Mengingat, sejumlah vaksin covid-19 buatan dalam negeri, seperti Indovac, baru mendapatkan izin penggunaan darurat (UEA) untuk dosis reguler 1 dan 2.
Badan POM telah memberikan Izin Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization (EUA)) untuk Nirmatrelvir 150mg/Ritonavir 100mg Tablet Salut Selaput.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved