Kamis 30 September 2021, 12:46 WIB

Tiongkok akan Luncurkan Roket Berat pada 2028

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Tiongkok akan Luncurkan Roket Berat pada 2028

STR / AFP
Peluncuran roket Long March-5B dari Pusat Peluncuran Antariksa Wenchang, Provinsi Hainan, Tiongkok, pada Jumat, 29 April 2021.

 

TIONGKOK diperkirakan akan meluncurkan roket berat generasi berikutnya yang dapat mengirim pesawat ruang angkasa berawak ke bulan pada tahun 2028.

“Kendaraan peluncur baru itu akan mampu menempatkan pesawat ruang angkasa seberat 15 hingga 50 ton pada lintasan ke bulan,” kata wakil perancang di China Aerospace Science and Technology, Liu Bing pada Rabu (29/9).

Baca juga: AS dan Singapura Khawatirkan Nasib Masyarakat Myanmar

“Roket tersebut juga akan cukup kuat untuk menempatkan probe seberat 12 hingga 44 ton pada lintasan ke Mars,” ujarnya pada wartawan di pameran udara besar di kota selatan Zhuhai, tanpa menyebutkan nama roketnya.

Tiongkok sebelumnya memperkirakan akan menyelesaikan desain dan konstruksi roket dengan daya dorong yang cukup untuk mengangkut astronotnya ke bulan hanya pada tahun 2030.

Tiongkok masih tertinggal dari Amerika Serikat dalam hal pengalaman dan teknologi. Pendaratan kru NASA terakhir adalah pada tahun 1972 dan astronot AS diperkirakan akan kembali ke bulan pada tahun 2024.

Tiongkok telah mengembangkan roket super berat Long March 9 dengan bobot lepas landas 4.140 ton dan daya dorong 5.760 ton, media pemerintah melaporkan pada Mei.

Itu sebanding dengan massa lepas landas dari Long March 5, roket terbesar Tiongkok saat ini, sekitar 849 ton dan daya dorong sekitar 1.078 ton.

Long March 9 akan dapat menempatkan pesawat ruang angkasa seberat 25 ton dalam perjalanan ke bulan, kata para ilmuwan Tiongkok sebelumnya.

Tiongkok juga telah mengarahkan pandangannya pada misi pengembalian sampel Mars sekitar tahun 2030.

Tiongkok menyelesaikan misi Chang'e-5 tanpa awak, dinamai sesuai dengan mitos dewi bulan Tiongkok, untuk mengambil sampel dari permukaan bulan pada bulan Desember. (Aiw/Straitstimes/OL-6)
 

Baca Juga

AFP

WHO: Omicron Timbulkan Risiko Global yang Sangat Tinggi

👤Mediaindonesia 🕔Senin 29 November 2021, 17:48 WIB
Omicron memiliki jumlah mutasi lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, beberapa di antaranya mengkhawatirkan dampak potensialnya...
Antara/Fikri Yusuf

PBB: Pandemi Rugikan Sektor Pariwisata Global $2,0 Triliun pada 2021

👤Nur Aivanni  🕔Senin 29 November 2021, 17:20 WIB
Kedatangan turis internasional tahun ini akan tetap 70-75% di bawah 1,5 miliar kedatangan yang tercatat pada 2019 sebelum pandemi...
AFP/Organisasi Energi Atom Iran.

Perjalanan Berliku Perjanjian Nuklir Iran pada 2015

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 14:39 WIB
Dengan pembicaraan tentang pemulihan kesepakatan yang akan dimulai di Wina pada Senin (29/11), mari kita lihat kembali sejarahnya yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya