Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Qatar telah menerbangkan bantuan kemanusiaan ke Kabul dan mengatakan akan mengoperasikan penerbangan harian untuk mengangkut bantuan ke Afghanistan selama beberapa hari ke depan.
Negara itu akan menyediakan pasokan yang sangat dibutuhkan saat bantuan dari negara-negara Barat sedang terhenti setelah Taliban mengambil alih kekuasaan pada Agustus.
Sebuah penerbangan bantuan Qatar dengan membawa pasokan medis dan produk makanan tiba di Kabul pada Sabtu (4/9).
Duta Besar Qatar untuk Afghanistan Saeed bin Mubarak Al Khayareen hadir di bandara untuk menyambut kedatangan penerbangan tersebut, kata Kementerian Luar Negeri Qatar.
Qatar muncul sebagai penghubung utama antara negara-negara Barat dan Taliban, setelah negara itu mengembangkan hubungan dekat dengan Taliban dengan mengizinkan kelompok militan itu menjalankan kantor politik di Qatar sejak 2013.
Negara Teluk itu telah membantu membuka kembali bandara di Kabul, yang ditutup selama beberapa hari setelah evakuasi udara yang dipimpin Amerika Serikat terhadap warganya, warga Afghanistan, dan warga negara lainnya berakhir bulan lalu.
Setengah dari 40 juta orang Afghanistan, termasuk 10 juta anak-anak, membutuhkan bantuan kemanusiaan pada awal tahun ini, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) akhir Agustus. IOM menambahkan bahwa kebutuhan diperkirakan akan meningkat. (Ant/OL-12)
---
Bendera inovasi industri manufaktur Indonesia berkibar di panggung global setelah TRK Valves tampil sebagai satu-satunya perwakilan industri manufaktur nasional dalam ajang LNG 2026.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
PERDANA Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos bahwa Dewan Perdamaian Gaza menawarkan jalan keluar.
ARAB Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan dampak buruk yang serius di kawasan itu.
Eskalasi ketegangan meningkat. AS keluarkan peringatan perjalanan di Qatar, Inggris tutup kedutaan di Iran, dan ruang udara Iran resmi ditutup sebagian.
AS, Qatar, dan Israel mengadakan pertemuan trilateral di New York pada Minggu (7/12). Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan itu kepada AFP, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved