Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAI Ida mendarat di pantai Louisiana, Amerika Serikat, Minggu (29/8), sebagai topan kategori 4, 16 tahun setelah Badai Katrina meluluhlantakan Kota New Orleans.
"Badai Ida Kategori 4 yang amat sangat berbahaya telah mendarat di dekat Port Fourchon, Louisiana," ungkap Pusat Badai Nasional dalam sebuah pernyataan resmi.
Ida menghantam pelabuhan yang terletak 160 kilometer di selatan New Orleans itu pada pukul 16.55 waktu setempat dengan kecepatan angin diperkirakan 150 mil per jam.
Baca juga: Gedung Apartemen 20 Lantai di Milan Terbakar
Presiden AS Joe Biden menyebut Badai Ida sebagai badai yang mengancam nyawa manusia dan akan menghancurkan segala yang dilewatinya.
Biden kemudian meminta semua orang yang berada dalam jalur badai itu untukj belindung dan mendengarkan peringatan pemerintah.
Menjelang kedatangan Badai Ida, hujan lebat dan angin kencang menyapu jalan-jalan Kota New Orleans yang ditinggalkan saat kaca-kaca gedung perkantoran dilapisi papan kayu dan warga meletakkan kantong-kantong pasir di sekeliling rumah mereka.
Gubernur Negara Bagian Louisiana John Bel Edward menyebut Badai Ida berpeluang menjadi badai terkuat yang menghantam negara bagian itu sejak 1850.
"Tidak diragukan lagi, hari-hari ke depan akan menjadi sangat berat," ujar Edward dalam taklimat pada Minggu (29/8) sembari meminta warganya untuk waspada selama 72 jam ke depan.
"Temukan tempat teraman di rumah Anda dan berlindung hingga badai berlalu" imbuhnya di Twitter. (AFP/OL-1)
Presiden Ferdinand Marcos menyatakan seluruh instansi pemerintah dalam kondisi siaga penuh untuk menyalurkan bantuan kapan pun diperlukan.
Fosil bayi pterosaurus 150 juta tahun lalu ditemukan di Jerman. Keduanya tewas akibat badai tropis di era Jurassic.
HONG Kong ditaksir menelan kerugian 2-3 miliar dolar Hong Kong (sekitar Rp4,15 triliun-Rp6,23 triliun) akibat diterjang Topan Wipha.
TOPAN Wipha melanda wilayah selatan Tiongkok pada Senin (21/7) dengan membawa angin kencang dan hujan deras.
Ketika terjadi badai matahari, geomagnet, dan ionosfer dalam intensitas kecil, sedang, atau besar, salah satu dampaknya dapat menurunkan akurasi posisi GPS.
Foto-foto baru menunjukkan sepasang badai putih raksasa yang mengamuk di Sabuk Khatulistiwa Selatan (SEB) Jupiter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved