Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI Thailand bentrok dengan ratusan demonstran yang menentang larangan berkumpul di pusat kota Bangkok, Thailand.
Bentrok terjadi saat para demonstran berusaha berbaris di kediaman Perdana Menteri (PM) Jenderal Prayuth Chan-O-Cha dalam aksi menuntut pengunduran Prayuth karena gagal mengatasi krisis virus korona di negara itu.
Polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet dari jalan raya yang ditinggikan sebagai tanggapan terhadap demonstran yang mencoba menurunkan kontainer yang digunakan sebagai penghalang jalan dalam aksi unjuk rasa hari ketiga pekan ini.
Aktivis dari kelompok Thalufah yang dipimpin pemuda telah berjanji untuk memprotes secara damai. Namun polisi tetap membubarkan unjuk rasa dengan melepaskan gas air mata dan peluru karet terhada para demonstran.
"Prayuth, keluar!" teriak para pengunjuk rasa saat mereka memulai pawai dari Monumen Kemenangan Bangkok pada Jumat (13/8) sore hari.
Para demonstran menyalahkan Jenderal Prayuth yang dinilai keliru dan gagal dalam mengatasi pandemi Covid-19. Bahkan pada Jumat (13/8), kasus Covid-19 di Thailand kembali mengalami lonjakan.
"Pengelolaan Covid-19 yang gagal oleh pemerintah telah menyebabkan warga mati. Hari ini kami di sini untuk menyingkirkan Prayuth," kata aktivis Songpon "Yajai" Sonthirak di awal aksi.
Dengan alasan peratusan protokol kesehatan, aparat keamanan memperingatkan segala bentuk demonstrasi yang turun ke jalan. Bahkan aparat keaman telah melakukan penangkapan dan tercatat 300 kasus pelanggaran peraturan penanganan Covid-19.
"Tujuan polisi adalah untuk menjaga perdamaian," kata kepala polisi Bangkok Pakapong Pongpetra kepada wartawan.
"Mereka yang bergabung dalam protes berisiko terinfeksi dan juga melanggar undang-undang lain," imbuhnya.
Gerakan protes yang dipimpin pemuda Thailand, yang mendapat dukungan luas telah berlangsung selama berbulan-bulan sebagaiaman terjadi tahun lalu.
Unjuk rasa kembali muncul seiring dengan kegagal PM Prayuth Chan-O-Cha dalam mengatasi pandemi Covid-19.
Untuk mereadam aksi unjuk rasa, sejumlah ketua unjuk rasa telah ditangkap dan siap diadili dengan tuduhan melakukan penghasutan, kerusuhan, dan pelanggaran aturan. (Aiw/Straitstimes/OL-09)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Selain itu, agenda demutualisasi bursa juga diharapkan dapat dipercepat dan ditargetkan pada kuartal I 2026.
Bank Indonesia (BI) secara resmi mengonfirmasi pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung.
Hanya menjabat beberapa bulan, sekutu dekat Donald Trump, Dan Bongino, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari FBI.
PM Nepal resmi mengundurkan diri usai 22 orang tewas dalam aksi protes di negara itu. Berikut sejumlah fakta terkait aksi demonstrasi.
PM Nepal KP Sharma Oil resmi mengundurkan diri setelah gelombang protes besar-besaran.
Presiden Prabowo Subianto menerima dan memaklumi pengunduran diri Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved