Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TALIBAN, pada Minggu (8/8), mengatakan bahwa mereka telah merebut kota Kunduz di Afghanistan. Klaim ini dikonfirmasi oleh koresponden AFP di sekitarnya.
Kunduz ialah ibu kota provinsi ketiga yang jatuh dalam tiga hari terakhir. Akan tetapi perolehan Taliban yang paling signifikan sejak pemberontak melancarkan serangan pada Mei ketika pasukan asing memulai tahap akhir penarikan mereka.
"Setelah beberapa pertempuran sengit mujahidin, dengan rahmat Tuhan, merebut ibu kota Provinsi Kunduz hari ini," kata Taliban dalam pernyataan. Seorang wartawan AFP di sekitarnya mengatakan Kunduz telah jatuh ke tangan Taliban. Taliban telah mengambil semua instalasi penting di kota itu.
Penduduk lain menggambarkan kota itu diselimuti kekacauan total. "Taliban telah mencapai alun-alun utama kota. Pesawat mengebom mereka," kata Abdul Aziz, seorang warga, yang dihubungi melalui telepon.
Cengkeraman lemah pemerintah di utara tampaknya melemah dari waktu ke waktu. Pasalnya Taliban juga mengklaim kendali atas ibu kota Provinsi Sar-e-Pul.
Seorang anggota parlemen dari kota itu mengatakan kepada AFP bahwa pemberontak berada di pusat kota dan pertempuran sedang berlangsung. Dari tiga ibu kota provinsi yang jatuh sejak Jumat, Kunduz sejauh ini yang paling signifikan. Itu telah menjadi target abadi bagi Taliban, yang sempat menguasai kota itu pada 2015 dan lagi pada 2016 tetapi tidak pernah lama.
Kementerian pertahanan mengatakan pasukan pemerintah berjuang untuk merebut kembali instalasi-instalasi penting. "Pasukan komando telah melancarkan operasi pembersihan. Beberapa daerah, termasuk gedung radio dan TV nasional, telah dibersihkan dari teroris Taliban," katanya dalam pernyataan.
Baca juga: Ibu Kota Provinsi Kedua Afghanistan Jatuh ke Tangan Taliban
Pada Jumat, Taliban merebut ibu kota provinsi pertama mereka, Zaranj, di Nimroz dan sehari kemudian merebut Sheberghan di Jawzjan. Pertempuran juga dilaporkan terjadi di pinggiran Herat, di barat, dan Lashkar Gah dan Kandahar di selatan. (AFP/OL-14)
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
Islamabad mengajukan agenda tunggal yang berfokus langsung pada pembongkaran jaringan teroris, terutama yang berafiliasi dengan faksi Gul Bahadur dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).
Pertempuran darat sengit antara Afghanistan dan Pakistan terjadi setelah Pakistan menuntut Kabul mengendalikan kelompok militan yang meningkatkan serangan di Pakistan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved