Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan kepada Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly bahwa negaranya menanggapi tuduhan spionase secara serius mengenai perangkat lunak Pegasus yang dikembangkan oleh perusahaan Israel NSO yang diduga menargetkan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan pejabat Prancis lainnya.
Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Israel, Gantz membahas masalah NSO ketika dia bertemu Menhan Prancis Florence Parly dan mengatakan Israel menanggapi tuduhan itu dengan serius.
"Dia mencatat negara Israel menyetujui ekspor produk siber secara eksklusif ke entitas pemerintah, untuk penggunaan yang sah dan hanya untuk tujuan mencegah dan menyelidiki kejahatan dan melawan terorisme," tambah pernyataan itu.
"Dia juga memberi tahu Menteri Parly bahwa para pejabat mengunjungi kantor NSO hari ini dan bahwa Israel sedang menyelidiki tuduhan itu secara menyeluruh," kata pernyataan tersebut.
Parly, kata kementeriannya, mengatakan kepada Gantz tentang klarifikasi yang diharapkan hari ini oleh Prancis dan bergantung pada kepercayaan serta saling menghormati kedua negara. Itu adalah pertemuan pertama menteri pertahanan kedua negara sejak 2013.
Baca juga: Menhan Israel akan Bahas Spyware Pegasus dengan Prancis
Menurut sumber Kementerian Pertahanan pada Selasa, Parly bertujuan untuk mengetahui pengetahuan apa yang dimiliki pemerintah Israel tentang aktivitas klien NSO, dan hal apa yang telah dilakukan dan akan dilakukan di masa depan untuk mencegah alat yang sangat mengganggu itu dibajak.
Pegasus dapat menyalakan kamera ponsel atau mikrofon dan mengambil datanya. Perangkat lunak itu berada di tengah badai setelah daftar sekitar 50.000 target pengawasan potensial di seluruh dunia bocor ke kelompok hak asasi manusia.
Lembaga pertahanan Israel telah membentuk sebuah komite untuk meninjau bisnis NSO, termasuk proses pemberian izin ekspor. Daftar dugaan target Pegasus mencakup setidaknya 600 politisi, 180 jurnalis, 85 aktivis hak asasi manusia, dan 65 pemimpin bisnis.
NSO menegaskan perangkat lunaknya dimaksudkan untuk digunakan hanya dalam memerangi terorisme dan kejahatan lainnya, dan mengatakan bahwa pihaknya mengekspor ke 45 negara.
Selain itu, kata kementeriannya, Gantz juga membahas masalah nuklir Iran serta kekhawatiran tentang pengiriman senjata ke Lebanon. Dia juga bertemu dengan Bernard Emie, kepala dinas intelijen luar negeri Prancis DGSE.(AFP/OL-5)
Sejumlah kapal internasional mulai menembus Selat Hormuz di tengah situasi yang masih tegang. Milik negara mana saja yang berani melintasi daerah sensitif?
Sumber diplomatik juga menyebutkan bahwa perbedaan pandangan tidak hanya terjadi di antara anggota tetap, tetapi juga di antara 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan.
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Presiden Emmanuel Macron bantah klaim Donald Trump. Prancis pastikan tidak kirim kapal perang ke Selat Hormuz di tengah perang Iran-AS-Israel 2026.
Prancis tengah mengupayakan misi gabungan untuk menjamin keamanan kapal tanker di Selat Hormuz pascablokade Iran. Menlu Prancis bawa inisiatif ini ke Uni Eropa.
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Apple rilis peringatan darurat! Segera update iPhone Anda ke iOS 26.3.1 (a) untuk menangkal spyware DarkSword yang incar data sensitif & dompet kripto.
Spyware adalah jenis perangkat lunak yang diam-diam di-instal di komputer pengguna untuk mengumpulkan data mereka.
Tim Riset Global Kaspersky menemukan bukti keterkaitan Memento Labs dengan kampanye spionase siber ForumTroll yang memanfaatkan celah zero-day di Google Chrome.
ICE kini memiliki akses ke salah satu spyware milik Israel, Graphite. Hal itu memicu kekhawatiran privasi dan HAM.
Serangan tersebut merupakan kampanye spyware canggih, yang menargetkan pengguna selama 90 hari terakhir, atau sejak akhir Mei.
Ribuan pengguna Whatsapp di beberapa negara termasuk Indonesia menjadi korban penyadapan oleh perusahaan asal Israel, NSO Group. Penyadapan tersebut melibatkan Spyware perusahaan Pegasus
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved