Jumat 11 Juni 2021, 00:11 WIB

WHO Desak Warga Eropa Lakukan Perjalanan yang Bertanggungjawab

Mediaindonesia.com | Internasional
WHO Desak Warga Eropa Lakukan Perjalanan yang Bertanggungjawab

devex.com
Ilustrasi : Konferensi WHO

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak warga Eropa untuk melakukan perjalanan secara bertanggung jawab selama musim liburan musim panas dan memperingatkan benua itu "sama sekali tidak keluar dari bahaya" dalam pertempuran melawan COVID-19, meskipun tingkat infeksi menurun dalam beberapa pekan terakhir.

"Dengan meningkatnya pertemuan sosial, mobilitas populasi yang lebih besar, dan festival besar serta turnamen olahraga yang berlangsung dalam beberapa hari dan minggu mendatang, WHO Eropa menyerukan untuk berhati-hati," kata kepala WHO Eropa Hans Kluge dalam konferensi pers, Kamis (10/6).

"Jika Anda memilih untuk bepergian, lakukan dengan bertanggung jawab. Sadar akan risikonya. Terapkan akal sehat dan jangan membahayakan hasil yang diperoleh dengan susah payah," kata Kluge.

Selama dua bulan terakhir, kasus COVID-19 baru, kematian, dan rawat inap telah menurun, mendorong 36 dari 53 negara di Eropa untuk mulai melonggarkan pembatasan.

Jumlah infeksi COVID-19 yang dilaporkan minggu lalu mencapai 368.000 kasus, atau seperlima dari kasus mingguan dilaporkan selama puncaknya pada April tahun ini, kata Kluge.

"Kita semua harus mengakui kemajuan yang dibuat di sebagian besar negara di kawasan ini, kita juga harus mengakui bahwa kita sama sekali tidak keluar dari bahaya," ujar Kluge.

Kluge mengatakan apa yang disebut varian Delta, yang pertama kali diidentifikasi di India, menjadi perhatian. Varian ini, menurut dia, "menunjukkan peningkatan penularan dan fenomena immune escape dapat terjadi di wilayah tersebut sementara banyak di antara populasi yang rentan, di atas usia 60 tahun, tetap tidak terlindungi."

Negara-negara harus belajar dari kebangkitan kasus-kasus yang terlihat selama musim panas tahun lalu, bahkan ketika vaksinasi sedang diluncurkan di seluruh wilayah.

Dengan hanya 30 persen orang di Eropa yang telah menerima dosis vaksin pertama mereka, ini tidak akan cukup untuk mencegah gelombang virus lainnya, kata Kluge. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/Ahmad Gharabli.

Penjaga Perbatasan Israel Tembak Wanita Palestina Bawa Pisau

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 12 Juni 2021, 23:13 WIB
Pada Jumat (11/6), seorang Palestina berusia 15 tahun tewas oleh tembakan tentara Israel di dekat Beita, selatan...
AFP/STR/KCNA VIA KNS.

Sebut Kanker Ganas, Kim Jong-un Hukum Peniru Gaya K-Pop

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 12 Juni 2021, 22:30 WIB
Keluarga Kim telah memerintah Utara selama tiga generasi dan kesetiaan dari kaum milenial di negara itu sering...
Ian Willms/Getty Images/AFP

Ribuan Orang Simpati pada Keluarga Muslim Tewas Ditabrak di Kanada

👤 Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 12 Juni 2021, 18:22 WIB
Ribuan orang berbaris untuk memberi dukungan kepada keluarga muslim Kanada yang tewas akibat ditabrak seorang pria dengan truk pick-up pada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Antara Ambisi Nyapres dan Pandemi

Elektabilitas kepala daerah akan meningkat dengan sendirinya apabila mereka mampu menunjukkan kinerja dan prestasi dalam mengendalikan pandemi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya