Selasa 08 Juni 2021, 18:15 WIB

WHO Berharap Afrika Mampu Mendirikan Pabrik Vaksin di Akhir 2021

Mediaindonesia.com | Internasional
WHO Berharap Afrika Mampu Mendirikan Pabrik Vaksin di Akhir 2021

eulerhermes.com
Ilustrasi

 

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Senin (7/6) menyatakan harapan bahwa
Afrika akan mendirikan pabrik-pabrik vaksin anti COVID-19 yang beberapa di antaranya bahkan sudah bisa beroperasi pada akhir 2021.  
 
Harapan itu ia nyatakan di tengah upaya untuk mengirimkan lebih banyak dosis vaksin ke benua tersebut.

Sementara Tedros tidak menyebutkan secara khusus tentang negara yang dimaksud, Reuters melaporkan bahwa Senegal kemungkinan mulai memproduksi vaksin COVID-19 tahun depan melalui kontrak dengan grup bioteknologi asal Belgia, Univercells.

Kesepakatan itu bertujuan meningkatkan misi Afrika untuk memproduksi obat.

Tedros meminta perusahaan-perusahaan, termasuk Pfizer dan Moderna yang mengandalkan teknologi mRNA, agar berbagi ilmu mereka dengan Technology Access Pool WHO, guna membantu mempercepat pemindahan teknologi penting dalam memerangi pandemi. (Ant/OL-12)

Baca Juga

abc.net.au

Duterte Ancam Bakal Penjarakan Penolak Vaksin

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 21:00 WIB
Pernyataan Duterte bertentangan dengan pejabat pemerintah yang mengatakan bahwa meski masyarakat diminta untuk bersedia...
caixinglobal.com

Partai Komunis Tiongkok Lantik Lebih dari Seribu Anggota Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 20:08 WIB
Lebih dari seribu anggota baru Partai Komunis Tiongkok (CPC) dari berbagai latar belakang dilantik dengan mengucapkan sumpah di Beijing,...
AFP/Yamil Lage.

Kuba Buat Vaksin Covid-19 Abdala dengan Efektivitas 92%

👤Lidya Tannia Bangguna 🕔Selasa 22 Juni 2021, 16:34 WIB
Soberana 2, suntikan tiga dosis lain yang sedang dikembangkan di Kuba, disebut 62% efektif setelah dua suntikan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jakarta sedang tidak Baik-Baik Saja

SEPEKAN ini warga Ibu Kota mengalami kecemasan akibat meningkatnya kembali kasus positif covid-19 secara signifikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya