Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Penyelidik Khusus Robert Mueller akan menjadi subjek yang diajarkannya saat dia mengajar mata kuliah tentang penyelidikan terhadap mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Pengumuman itu disampaikan Fakultas Hukum Universitas Virginia, Rabu (2/6).
Sekolah tersebut mengatakan bahwa mantan kepala FBI dan jaksa federal itu akan mengajar kelas tentang penyelidikan penyelidik khusus bersama tiga anggota lain dari penyelidikannya selama hampir dua tahun tentang hubungan antara Rusia dan kampanye pemilihan Trump pada 2016 lalu.
Baca juga: Polisi Pembunuh George Floyd Dituntut 30 Tahun Penjara
"Saya beruntung bisa menghadiri Sekolah Hukum UVA setelah Korps Marinir dan saya beruntung bisa kembali ke sana sekarang," kata Mueller dalam pengumuman itu.
"Saya berharap terlibat dengan para siswa pada musim gugur ini," tambahnya.
Sejak menyerahkan laporan akhir sebanyak 448 halaman investigasi pada Maret 2019, Mueller tidak banyak berkomentar tentang bagaimana investigasi kontroversial itu beroperasi.
Trump dan para pendukungnya menuding penyelidikan itu sebagai perburuan penyihir yang tidak dapat dibenarkan dan ilegal, sementara para penentang presiden mengkritik Mueller karena mendekati kasus ini terlalu konservatif dan membiarkan kesimpulannya yang hati-hati terdistorsi oleh Trump.
Namun, Mueller membela laporannya dengan mengatakan dia tidak ditugaskan untuk menuntut Trump dan ia pun menyerahkan kepada Kongres untuk memutuskan apakah akan memakzulkan Trump atau tidak.
Dia kemudian bersaksi di depan Kongres tentang penyelidikan, tetapi menolak mengatakan lebih dari yang dikatakan laporan itu sendiri.
Mueller memang menunjukkan bahwa dia percaya bahwa Trump tidak sepenuhnya jujur dalam jawaban atas pertanyaan dari penyelidikan, tetapi dia tidak pernah menantang jawabannya.
Dan dia mengatakan Trump tidak dikecualikan oleh laporan itu.
"Ini bukan perburuan penyihir," katanya. (AFP/OL-1)
PRESIDEN Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya membentuk PBB baru melalui peluncuran Dewan Perdamaian.
PETA geopolitik dunia kembali bergejolak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi meluncurkan forum internasional baru bernama Board of Peace atau Dewan Perdamaian.
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan pembentukan Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak menggantikan peran PBB.
Dewan Perdamaian Trump
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini minta keterlibatan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza atau (Board of Peace) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump takdisalahartikan
PEMERINTAH Indonesia resmi menyatakan bergabung ke dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved