Kamis 03 Juni 2021, 10:58 WIB

Polisi Pembunuh George Floyd Dituntut 30 Tahun Penjara

Basuki Eka Purnama | Internasional
Polisi Pembunuh George Floyd Dituntut 30 Tahun Penjara

AFP/Court TV
Mantan polisi yang membunuh George Floyd, Derek Chauvin, menghadiri persidangan.

 

JAKSA Amerika Serikat (AS), Rabu (2/6), menuntut hakim untuk menjatuhkan hukuman penjara selama 30 tahun bagi polisi kulit putih yang membunuh George Floyd, pria kulit hitam, yang kematiannya memicu demonstrasi nasional besar-besaran.

Namun, kuasa hukum Derek Chauvin, polisi tersebut, meminta klien mereka hanya diberi hukuman percobaan dengan alasan Chauvin melakukan kesalahan saat menjalankan tugasnya.

Dalam dokumen pengadilan yang dikirim sebelum sidang vonis pada 25 Uni, jaksa di Minnesota menuding Chauvin menyalahgunakan posisinya sebagai polisi.

"Apa yang dilakukan terdakwa sangat kejam," ujar jaksa.

Baca juga: Dongkrak Kampanye Vaksinasi, AS Gelar Undian Berhadiah

Mereka kemudian mengingatkan bahwa Hakim Peter Cahill memutuskan ada empat faktor pemberat dalam kasus ini sehingga dia bisa keluar dari batasan negara bagian dan menjatuhkan hukuman yang lebih berat.

Chauvin tertangkap kamera berlutut di leher Floyd, yang disangka menggunakan uang palsu, selama lebih dari sembilan menit sehingga pria itu pingsan dan meninggal dunia pada 25 Mei 2020, mengabaikan permohonan Floyd bahwa dia tidak bisa bernafas.

Video kematian Floyd menjadi viral dan memicu aksi demonstrasi besar-besaran di AS dan seruan antirasisme dan kekerasan polisi di dunia.

Setelah persidangan yang berlangsung selama beberapa pekan, Chauvin dinyatakan bersalah pada 20 April lalu.

Dakwaan paling serius yang dihadapi Chauvin adalah pembunuhan tingkat II yang memiliki hukuman maksimal 40 tahun penjara.

Karena ini merupakan pelanggaran hukum pertama Chauvin, dia kemungkinan hanya akan dihukum 12,5 tahun penjara, berdasarkan aturan yang berlaku. Namun, adanya faktor pemberat berarti hakim bisa menjatuhkan hukuman yang lebih berat. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Ahmad Gharabli.

Rilis, Hasil Autopsi Lansia Palestina yang Meninggal setelah Ditahan Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:01 WIB
Omar Assad, 78, ditemukan tidak responsif pada dini hari 12 Januari lalu, beberapa menit setelah tentara Israel meninggalkannya di halaman...
AFP/Jack Guez.

Film Israel Tampilkan Dugaan Pembantaian Warga Palestina pada 1948

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 26 Januari 2022, 17:42 WIB
Tantura merupakan desa pesisir Mediterania di barat laut dari tempat yang sekarang disebut Israel. Tempat itu menjadi saksi pertempuran...
JENS SCHLUETER / AFP

Jerman Catat Rekor Kasus Harian Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 26 Januari 2022, 17:22 WIB
Pada awal pandemi virus korona, Jerman lebih berhasil dari pada banyak negara Eropa lainnya dalam mencegah penyberan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya