Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
LEDAKAN bom mobil dan mortir di luar sekolah di ibu kota Afghanistan, Kabul pada Sabtu (8/5) telah menewaskan sedikitnya 30 orang dan 52 luka-luka, yang sebagian besar adalah pelajar perempuan. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menuduh serangan ini dilakukan oleh gerilyawan Taliban.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Tariq Arian, mengatakan, ambulans bergegas untuk mengevakuasi korban luka dari lokasi ledakan di dekat sekolah Syed Al-Shahda, di lingkungan mayoritas Syiah di Dasht-e-Barchi. Namun, dia tidak merinci penyebab atau target ledakan tersebut.
Juru bicara kementerian kesehatan Ghulam Dastagir Nazari mengatakan, sejauh ini 46 orang telah dibawa ke rumah sakit.
Seorang pejabat senior keamanan, tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa sebagian besar korban adalah siswa yang keluar dari sekolah Syed Al-Shahda. Banyak yang terluka parah dilarikan ke rumah sakit.
Rekaman di saluran TV ToloNews menunjukkan situasi yang kacau, dengan buku dan tas sekolah berserakan di jalan berlumuran darah, sementara warga bergegas membantu para korban.
"Itu adalah ledakan bom mobil yang terjadi di depan pintu masuk sekolah," kata seorang saksi mata, meminta untuk tidak disebutkan namanya. Dia mengatakan semua kecuali tujuh atau delapan korban adalah siswi yang akan pulang setelah menyelesaikan studi mereka.
Di sekolah menengah Sayed ul Shuhada, anak perempuan dan laki-laki belajar dalam tiga shift, yang kedua untuk siswa perempuan, Najiba Arian, juru bicara Kementerian Pendidikan. “Yang terluka kebanyakan adalah siswi,” katanya.
Kabul berada dalam siaga tinggi sejak Washington mengumumkan rencana untuk menarik semua pasukan AS pada 11 September. Para pejabat Afghanistan mengatakan Taliban telah meningkatkan serangannya di seluruh negeri.
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan itu dan menyalahkan Taliban meski kelompok itu membantahnya.
"Taliban, dengan meningkatkan perang dan kekerasan mereka, sekali lagi telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya enggan untuk menyelesaikan krisis saat ini secara damai dan fundamental, tetapi dengan memperumit situasi," kata Ghani.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid membantah bahwa pihaknya terlibat dan mengutuk insiden tersebut.
Diplomat Washington di Afghanistan, Ross Wilson, mengutuk serangan itu dalam sebuah unggahan di Twitter.
“Dengan sejumlah korban tewas, serangan tak termaafkan terhadap anak-anak ini adalah serangan terhadap masa depan Afghanistan, yang tidak dapat dibiarkan,” ujarnya.
Taliban dan Amerika Serikat (AS) tahun lalu menandatangani perjanjian untuk mengakhiri perang 20 tahun. Di bawah perjanjian tersebut, Washington akan menarik pasukan dengan imbalan jaminan keamanan dari Taliban dan agar kelompok itu memulai pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan. Pembicaraan dimulai tahun lalu tetapi sejak itu terhenti.
Serangan Taliban terhadap pasukan asing sebagian besar telah berhenti, tetapi mereka terus menargetkan pasukan pemerintah. Sejumlah jurnalis, aktivis, dan akademisi juga tewas dalam serangan yang dituduhkan kepada Taliban, yang terus menyangkal keterlibatannya.
Negara tetangga Pakistan, yang memiliki pengaruh besar atas Taliban dan mendorong mereka untuk memulai kembali pembicaraan damai dan menyetujui gencatan senjata, juga mengutuk serangan itu.
Bulan lalu, Washington mengatakan pihaknya mendorong kembali batas waktu penarikan pasukan dari 1 Mei hingga 11 September, yang diperingatkan Taliban dapat berdampak pada perjanjian tersebut. (Aiw/Aljazeera/Usnews/OL-09)
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
Ayatollah Khamenei remehkan ancaman militer AS dan tegaskan kedaulatan nuklir Iran sebagai hak yang tak bisa diganggu gugat di tengah ketegangan dengan Trump.
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat memanas setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memperingatkan bahwa kapal perang AS bisa dikirim ke dasar laut selama perundingan nuklir
Amerika Serikat merilis pernyataan resmi menjelang dimulainya bulan suci Ramadan, yang menekankan nilai keimanan, refleksi diri, serta pentingnya kebebasan beragama bagi masyarakat.
Telusuri perjalanan Jesse Jackson, tokoh hak sipil Amerika Serikat yang menjembatani warisan Martin Luther King Jr menuju era kepemimpinan modern.
IRAN menyatakan bahwa sikap Amerika Serikat (AS) terkait nuklirnya menunjukkan perubahan ke arah yang lebih realistis, sehari menjelang putaran kedua perundingan
BADAN keamanan menyelidiki penemuan tiga selongsong peluru, termasuk dua peluru tajam yang ditemukan di antara puing-puing lokasi ledakan di dekat Stasiun Metro Red Fort di Delhi, India.
BADAN Investigasi Nasional India mengumumkan telah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam perencanaan serangan bom mobil mematikan pekan lalu di dekat Benteng Merah, Delhi.
PIHAK berwenang India pada Minggu (16/11) menyatakan bahwa ledakan mobil mematikan di New Delhi awal pekan ini merupakan aksi teror yang dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri.
PEMERINTAH Pakistan menyatakan siaga penuh setelah serangan bom bunuh diri di luar gedung pengadilan distrik Islamabad pada Selasa (11/11) menewaskan sedikitnya 12 orang.
SERANGAN bom bunuh diri mengguncang ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11), menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 27 lainnya di luar gedung pengadilan distrik.
PERDANA Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan pasukan militernya telah menjatuhkan 153 ton bom ke wilayah Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved