Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGADILAN Rusia, Selasa (27/4), menjatuhkan sejumlah hukuman kepada Yayasan Antikorupsi (FBK) yang dipimpin Alexei Navalny.
Direktur FBK Ivan Zhdanov, lewat Twitter, mengatakan pengadilan telah melarang FBK mengunggah apa pun di internet, menggunakan media milik negara, mengorganisasi aksi protes, ambil bagian dalam pemilu, dan menyimpan uang di bank.
Keputusan itu diambil saat pengadilan menimbang untuk menempatkan FBK dan jaringan regionalnya sebagai kelompok ekstremis, sejajar dengan kelompok Islamic State (IS) dan Al Qaeda, dan menyatakan organisasi itu sebagai organisasi terlarang.
Baca juga: Ukraina Gagalkan Serangan Siber dari Rusia
Sebelumnya, Selasa (27/4), juru bicara pengadilan Moskow mengatakan bahwa hakim telah sepakat menjatuhkan sejumlah hukuman kepada FBK tanpa menjelaskan hukuman itu setelah sidang yang digelar secara tertutup itu.
Tim Navalny mengatakan mereka telah menghentikan operasi di kantor FBK untuk melindungi karyawan mereka dan para pendukung.
Namun, mereka berjanji akan terus melakukan perlawanan terhadap korupsi, Partai Rusia Bersatu, dan Presiden Vladimir Putin. (AFP/OL-1)
Inggris sebut Epibatidine digunakan untuk meracuni Alexei Navalny. Ini cara kerja racun katak asal Amerika Selatan ini dan dampaknya bagi tubuh manusia.
Lyudmila Navalnaya menyebut temuan toksin katak panah pada jasad Alexei Navalny membuktikan putranya dibunuh.
Pengadilan di Moskow memerintahkan penangkapan in absentia terhadap Yulia Navalnaya, istri dari politisi oposisi Alexey Navalny, dengan tuduhan berpartisipasi dalam organisasi ekstremis.
Majalah Forbes memasukkannya sebagai salah satu orang terkaya di struktur militer Rusia.
Para pendukung Navalny di Rusia, meskipun tanpa harapan untuk perubahan politik, menemukan dukungan bersama dalam menghadapi pemerintahan keras Vladimir Putin.
Yulia Navalnaya meneruskan perjuangan suaminya, Alexei Navalny melawan Putin dengan gerakan Siang Melawan Putin, di mana warga ke TPS memilih kandidat selain Putin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved