Jumat 23 April 2021, 21:47 WIB

Kepresidenan Palestina Kutuk Pemukim Israel Ekstremis

Mediaindonesia.com | Internasional
Kepresidenan Palestina Kutuk Pemukim Israel Ekstremis

AFP/Hazem Bader.
Pasukan keamanan Israel berbicara kepada seorang wanita Palestina ketika ingin menghadiri salat Jumat kedua Ramadan, Jumat (23/4).

 

KEPRESIDENAN Palestina mengutuk meningkatnya hasutan oleh kelompok pemukim Israel sayap kanan ekstremis yang menganjurkan pembunuhan orang Arab. Dalam beberapa hari terakhir, hal itu terwujud dalam gelombang serangan terhadap warga sipil Palestina di Kota Tua.

Pada pernyataan Kamis (22/4) malam, di kantor berita resmi Palestina, Wafa, mendesak komunitas internasional untuk melindungi warga Palestina dari serangan pemukim yang diduga didorong oleh pemerintah Israel. Pada Kamis (22/4) malam, kelompok ekstrem kanan Israel Lehava mengadakan pawai yang berakhir di seberang Kota Tua yang dihadiri oleh ratusan orang untuk memprotes kekerasan anti-Yahudi.

Polisi memasang penghalang untuk mencegah mereka memasuki lokasi yang sebagian besar orang Arab.

Usai bentrokan semalam, Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan pada Jumat (23/4) pihaknya telah merawat setidaknya 105 orang. Sekitar 20 di antara korban dirawat di rumah sakit.

 

Polisi Israel mengatakan 20 petugas terluka, tiga di antaranya dibawa ke rumah sakit. "Itu seperti zona perang. Itu berbahaya," kata seorang Palestina yang berada di dekat bentrokan di luar Kota Tua kepada AFP. "Itu sebabnya aku meninggalkan tempat itu."

Ketegangan meningkat di Yerusalem setelah serangkaian video yang di-posting online dalam beberapa hari terakhir menunjukkan pemuda Arab menyerang ultra-Ortodoks Yahudi dan ekstremis Yahudi yang turun ke jalan untuk menggertak orang Arab dalam konfrontasi malam. (OL-14)

Baca Juga

AFP/Said Khatib.

Dilarang Israel Pergi, Warga Palestina Sedih tidak Dapat Naik Haji

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 21:57 WIB
Alasan di balik pelarangan tersebut sering kali disembunyikan. Baik pengacara maupun terdakwa tidak dapat...
AFP

Boris Johnson Awali Kariernya Sebagai Jurnalis

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 07 Juli 2022, 21:23 WIB
Di tengah polemik pengunduran dirinya dari jabatan PM Inggris, Boris Johnson ternyata mengawali kariernya di dunia jurnalistik, yakni...
AFP/Roslan Rahman.

Singapura Gantung Dua Pengedar Narkoba lagi meskipun Diprotes

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 21:21 WIB
Hakim mengatakan petugas penegak hukum tidak menggunakan informasi apa pun yang dia berikan untuk menangkap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya