Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Salah satu perusahaan tekstil di Daerah Otonomi Xinjiang, Tiongkok, mengalami kerugian hingga 400 juta yuan atau sekitar Rp895,8 miliar sebagai dampak dari sanksi yang dijatuhkan pemerintah Amerika Serikat sejak Desember 2020.
"Semua order berkurang. Kami rugi 400 juta yuan," kata GM Huafu Textile Co Ltd, Li Qiang, ditemui di perusahaannya yang berlokasi di Prefektur Aksu, Daerah Otonomi Xinjiang, Selasa (20/4).
Huafu termasuk salah satu dari beberapa perusahaan di Xinjiang yang terkena sanksi oleh Kementerian Perdagangan AS terkait isu kerja paksa terhadap etnis minoritas Muslim Uighur.
Li membantah tuduhan tersebut dengan mengatakan bahwa 5.000 karyawannya, termasuk 80 persen di antaranya beretnis Uighur, mendapatkan gaji 3.500-4.000 yuan (Rp7,8 - 8,9 juta) per bulan. Upah standar pekerja di Aksu hanya 1.600 yuan per bulan.
Sekitar 2.000 karyawannya tinggal di mes yang dibedakan kamarnya antara pekerja pria dan pekerja wanita tanpa dipungut biaya. "Karyawan kami yang suami-istri sewa rumah di sekitar sini," kata Li.
Di areal perusahaannya juga disediakan kantin halal dan lapangan olahraga khusus untuk para karyawannya.
Dalam menjalankan usahanya, Huafu mengoperasikan mesin pemintal benang dengan menerapkan sistem kerja karyawan tiga jadwal kerja sehari, masing-masing delapan jam. Lima hari kerja dalam sepekan.
Sebelum terkena sanksi, Huafu menjadi pemasok utama merek pakaian jadi ternama berjaringan global, seperti H&M, Uniqlo, Adidas, Nike, dan Zara.
Produk bahan pakaian jadi Huafu diekspor ke Eropa, Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan dengan kapasitas ekspor mencapai 100.000 ton per tahun senilai 3 miliar yuan.
"Sejak sanksi tersebut, kami sekarang lebih fokus pada pasar domestik," kata Li.
Pazilia Tursun (27), operator mesin pemintalan benang Huafu, mengaku senang bekerja di perusahaan tersebut.
"Kalau disuruh kerja paksa, tidak mungkin saya dan teman-teman bertahan di sini," ujar perempuan beretnis Uighur yang bekerja di Huafu sejak 2015 itu. (Ant/OL-12)
Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Front Muslim Muda Banten (FMMB) mengutuk keras tindakan pemerintah Tiongkok terhadap masyarakat muslim yang ada di Uighur.
Tiongkok mengubah nama ratusan desa di wilayah Xinjiang sebagai sebuah upaya menghapus makna budaya dan agama bagi etnis Uighur,
Salah satu perwakilan massa dari Aliansi Mahasiswa Islam Bersatu (AMIB), Amril, menduga Abdulhakim dan organisasinya mendukung Israel dibandingkan Palestina.
Sebagai Direktur Eksekutif Pusat Studi Uighur, Abdulhakim Idris diduga menjadi corong kepentingan negara barat.
POLISI antihuru hara berpatroli di lingkungan perkotaan dekat ibu kota India pada Rabu (2/8), setelah meletusnya dua kasus kerusuhan sektarian yang telah menewaskan enam orang.
Wang Xiaohing berdalih tindakan ini untuk memberantas kekuatan kriminal dan menopang keamanan politik, serta kontrol sosial di seluruh negeri.
Ketegangan AS-Kanada memuncak. Donald Trump mengancam tarif impor 100% setelah PM Carney menyepakati kemitraan strategis dengan Tiongkok.
Peneliti Tiongkok melalui misi Chang’e 6 mengungkap mengapa sisi jauh Bulan berbeda dengan sisi dekat. Temuan isotop kalium berikan bukti hantaman purba.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved