Rabu 21 April 2021, 15:35 WIB

Penembakan Lagi oleh Polisi, Korbannya Remaja Putri Kulit Hitam

Antara | Internasional
Penembakan Lagi oleh Polisi, Korbannya Remaja Putri Kulit Hitam

Stephen Zenner/Getty Images/AFP
Aksi protes terhadap penembakan Makiyah Bryant, remaja perempuan berkulit hitam di Ohio, Amerika Serikat.

 

POLISI di Columbus, Ohio, menembak mati seorang perempuan berusia 16 tahun dan berkulit hitam pada Selasa (20/4) usai melakukan konfrontasi dengannya saat merespons laporan adanya seseorang bersenjata pisau, kata wali kota, laporan media, dan keluarga anak muda tersebut.

Media Columbus Dispatch melaporkan adanya kerumunan pemrotes yang berkumpul dekat sebuah rumah di bagian tenggara kota tersebut di mana penembakan terjadi, beberapa menit sebelum putusan bersalah terhadap anggota kepolisian yang dituntut atas pembunuhan George Floyd tahun lalu diumumkan.

Menurut surat kabar itu, polisi yang terlibat dalam penembakan tengah merespons panggilan darurat 911 yang melaporkan adanya percobaan penusukan oleh seorang tersangka perempuan.

Wali kota Columbus, Andrew Ginther, mengonfirmasi penembakan fatal itu, mengatakan di Twitter bahwa “seorang perempuan muda telah kehilangan nyawa dengan tragis”.

Baca juga: AS Ingatkan Warganya Jangan ke India

Para petugas kepolisian yang terlibat dalam kejadian menggunakan kamera tubuh dan Biro Investigasi Kriminal Ohio (BCI) telah memulai penelusuran terhadap kasus tersebut, katanya.

“Kami akan membagikan informasi yang dapat kami berikan secepatnya,” ujar sang wali kota melalui cuitan di Twitter. “Saya meminta agar para penduduk tetap tenang dan membiarkan BCI untuk mengumpulkan fakta.”

Dia tidak memberikan detil apa pun terkait keadaan seputar penembakan. Tak ada informasi terkait penembakan yang dapat diakses dari departemen kepolisian kota.

Para anggota keluarga telah mengidentifikasi perempuan yang terbunuh dalam penembakan itu sebagai Makiyah Bryant, yang berusia 16 tahun.

Adapun perempuan yang teridentifikasi dalam laporan Columbia Dispatch sebagai bibi dari Makiyah, Hazel Bryant, mengatakan bahwa remaja itu tinggal di panti asuhan dan terlibat dalam keributan dengan seseorang di kediamannya.

Dia mengatakan bahwa keponakannya itu menjatuhkan sebuah pisau yang dibawanya sebelum dia ditembak beberapa kali oleh petugas kepolisian, menurut Columbia Dispatch. Detil tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. (OL-4)

Baca Juga

AFP/Luis ACOSTA

AS Izinkan Penggunaan Vaksin Pfizer untuk Anak 12-15 Tahun

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 11 Mei 2021, 11:48 WIB
Sekitar 1,5 juta kasus covid-19 pada warga yang berusia antara 11 dan 17 tahun dilaporkan ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS...
AFP/SAEED KHAN

Selama Lima Hari New South Wales Laporkan Nol Kasus Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 11 Mei 2021, 11:35 WIB
Australia telah melaporkan lebih dari 29.900 kasus covid-19 dan 910 kematian akibat infeksi virus korona sejak pandemi...
MI/BIRO PERS SETPRES/LUKAS

Jokowi Desak PBB Ambil Tindakan terhadap Israel

👤Nur Azizah 🕔Selasa 11 Mei 2021, 11:27 WIB
"Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan atas pelanggaran beruang yang dilakukan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Transformasi Kota Tua

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bergandengan tangan bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya