Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
JEPANG akan menetapkan target iklim yang lebih berani untuk tahun 2030 pekan depan dan mempromosikan adopsi energi terbarukan di negara-negara berkembang.
Pengumuman itu datang saat Perdana Menteri Yoshihide Suga dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meluncurkan kemitraan iklim bilateral pada Jumat (16/4) selama pertemuan puncak mereka di Gedung Putih.
"Jepang dan AS sama-sama berkomitmen untuk mencapai emisi nol-bersih pada tahun 2050, dan kami tahu untuk melakukan itu akan memerlukan penetapan dan pemenuhan tujuan 2030 kami," kata Biden sambil berjanji untuk memimpin bersama Suga untuk memerangi krisis iklim.
Inisiatif bersama mereka, bagaimanapun, menempatkan tanggung jawab pada Jepang untuk mengubah tujuan kebijakannya, dengan negara tersebut telah mendapatkan reputasi buruk karena kecanduannya pada batu bara meskipun Suga berjanji pada Oktober2020 lalu untuk mencapai emisi karbon nol bersih pada tahun 2050.
Jepang, penghasil emisi karbon terbesar kelima di dunia, masih menghasilkan sekitar tiga perempat energinya dari batu bara dan sumber energi panas.
Hingga saat ini, Jepang menghindari investasi besar-besaran dalam energi terbarukan, dengan mengatakan itu terlalu mahal dan tidak dapat diandalkan.
Sebanyak 22 pembangkit listrik tenaga batu bara baru sedang dibangun atau sedang direncanakan di Jepang, yang secara resmi masih belum secara eksplisit mengakhiri dukungan untuk ekspor pembangkit listrik tersebut.
Semua mata akan tertuju pada apakah Suga berbalik arah dan menjelaskan arah yang jelas tentang masa depan batu bara untuk Jepang pada pertemuan pemerintah yang diperkirakan pada Selasa (20/4), sebelum KTT perubahan iklim secara virtual yang diselenggarakan oleh Biden, yang dimulai pada Kamis (22/4)
Dengan pemerintah Jepang di bawah tekanan dari kelompok lingkungan dan bisnis domestik untuk melakukan lebih banyak - dan jauh lebih cepat - Jepang dapat secara efektif menggandakan target pengurangan emisi 2030.
Dengan mengutip sumber, media domestik melaporkan bahwa Jepang dapat menaikkan targetnya menjadi antara 40% dan 50% - dari tujuan saat ini yaitu pengurangan emisi sebesar 26% dari tingkat fiskal tahun 2013.
Emisi gas rumah kaca Jepang turun ke rekor terendah pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2020, menurut Kementerian Lingkungan pada 13 April 2021.
Pemerintah juga tengah mempertimbangkan penghentian total ekspor pembangkit listrik tenaga batu bara ke negara berkembang seperti Vietnam dan Indonesia.
Tokyo telah lama berargumen bahwa membangun pembangkit listrik berbahan bakar batu bara adalah cara yang paling hemat biaya bagi negara-negara berkembang untuk menyeimbangkan permintaan listrik mereka dengan pertumbuhan ekonomi dan telah berupaya untuk mempromosikan 'batu bara bersih'.
Baru-baru ini pada Desember, Jepang menandatangani kesepakatan untuk menyediakan US$ 636 juta (S$ 849 juta) untuk pembangkit listrik tenaga batu bara baru di Vietnam. (Straits Times/Nur/OL-09)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Angka kelahiran Jepang 2025 jatuh ke rekor terendah 705.809 bayi. Pemerintah fokus naikkan pendapatan generasi muda untuk atasi krisis demografi yang kian akut.
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Seorang donatur misterius menyerahkan 21 kg emas batangan senilai Rp60 miliar ke Pemerintah Kota Osaka, Jepang, untuk perbaikan pipa air tua.
Korban merupakan bagian dari rombongan berjumlah 24 orang yang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja.
Program ini dirancang untuk memperluas akses lapangan kerja bagi masyarakat Sumut, baik di dalam maupun luar negeri.
Penelitian terbaru di jurnal Nature mengungkap fakta mengejutkan. Serangga di wilayah tropis, termasuk Amazon, terancam punah karena tidak mampu beradaptasi dengan kenaikan suhu ekstrem.
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti Cornell University merilis peta global yang mengungkap 70% emisi lahan pertanian berasal dari sawah padi dan pengeringan lahan gambut.
Peneliti menemukan penurunan kadar garam di Samudra Hindia bagian selatan. Fenomena ini mengancam sistem sirkulasi laut global dan iklim dunia.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved