Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
JAM malam diberlakukan di Minneapolis mulai Senin (12/4) setelah seorang polisi menembak mati seorang pemuda kulit hitam.
Dalam video kamera di tubuh polisi yang dirilis di Brooklyn Center, tempat insiden itu terjadi, seorang polisi berteriak, "Taser! Taser! Taser!" tapi kemudian menembak korban, Daunte Wright, yang berusia 20 tahun.
"Petugas itu menarik pistol alih-alih taser," kata Kepala Polisi Brooklyn Center Tim Gannon dalam konferensi pers.
Baca juga: Penembakan di Sebuah Sekolah di Tennessee, Satu Orang Tewas
Gannon mengatakan keyakinannya bahwa petugas tersebut, yang sekarang sedang cuti sambil menunggu penyelidikan, berniat menggunakan tasernya, tetapi malah menembak Wright dengan satu peluru.
"Ini adalah penembakan yang tidak disengaja yang mengakibatkan kematian tragis Wright," kata Gannon.
Pembunuhan Wright memicu aksi protes di Brooklyn Center dan penjarahan sebuah pusat perbelanjaan.
Pihak berwenang di Minneapolis dan pinggiran kota sekitarnya, termasuk Brooklyn Center, mengumumkan jam malam mulai pukul 19.00 pada Senin (12/4) hingga pukul 06.00 waktu setempat Selasa (13/4).
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut pembunuhan itu "tragis", tetapi memperingatkan terhadap potensi kerusuhan yang disertai kekerasan.
"Saya pikir kita harus menunggu dan melihat hasil investigasi," kata Biden kepada wartawan.
"Sementara itu, saya ingin memperjelas lagi: sama sekali tidak ada pembenaran, tidak ada, untuk penjarahan," tambahnya. "Protes damai - bisa dimengerti," tambahnya.
Petugas menembakkan gas air mata dan geranat kejut untuk membubarkan kerumunan ratusan orang yang berkumpul di luar kantor polisi di Brooklyn Center setelah Wright ditembak. Pasukan Garda Nasional pun dikerahkan. (AFP/OL-1)
Video terbaru mengungkap kronologi penembakan Renee Nicole Good oleh agen ICE di Minneapolis. Korban sempat berkata “saya tidak marah” sebelum ditembak.
Penembakan yang menewaskan Renee Nicole Macklin Good, 37 tahun, pada Rabu lalu kini menjadi sorotan tajam publik dan aparat penegak hukum.
Wali Kota Minneapolis menuding pemerintahan Trump menutup fakta penembakan warga oleh agen ICE dan mendesak penyelidikan independen di tengah protes nasional.
Presiden Trump mengklaim penembakan wanita oleh petugas ICE di Minneapolis adalah bela diri, sementara Gubernur Tim Walz menyebut narasi tersebut sebagai propaganda.
Investigasi penembakan perempuan oleh petugas ICE di Minneapolis terhambat minimnya kamera tubuh. Akankah ada keadilan di tengah kebijakan imigrasi Trump yang keras?
Seorang perempuan tewas ditembak petugas imigrasi (ICE) di Minneapolis setelah diduga mencoba menabrak aparat. Otoritas AS menyebutnya sebagai aksi terorisme domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved