Jumat 02 April 2021, 10:28 WIB

Kuba Bangun Monumen Bendera Raksasa di Depan Kedubes AS

Basuki Eka Purnama | Internasional
Kuba Bangun Monumen Bendera Raksasa di Depan Kedubes AS

AFP/YAMIL LAGE
Patung beton bendera Kuba tengah dibangun di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Havana.

 

KUBA mendirikan patung bendera raksasa beton di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Havana dengan harapan bisa memperbaiki hubungan bilateral dengan pemerintahan Presiden Joe Biden.

Bendera beton setinggi 12 meter itu berada di sebuah lapangan yang kerap menjadi tempat aksi demonstasi propemerintah termasuk aksi protes terhadap AS.

Perusahaan konstruksi ECOM menjadi lembaga pertama yang mengumumkan pembangunan bendera itu di laman Facebook mereka.

Baca juga: Pelaku Penembakan di California Kenal Para Korbannya

"Pembangunan bersejarah ini dilakukan di atas panggung antiimperialisme kita," ujar ECOM.

Panggung itu didirikan pada 2000 ketika terjadi perang hukum dan politik antara Kuba dan AS mengenai nasib bocah berusia enam tahun, Elian Gonzalez.

Ibu anak itu meninggal dunia saat keduanya menyeberangi Selat Florida dari Kuba ke Miami. Pemerintah Kuba ingin merepatriasi keduanya untuk bersatu kembali dengan sang ayah di negara itu.

Hubungan antara Havana dan Washington menegang selama pemerintahan Donald Trump, yang meningkatkan sanksi bagi Kuba. (AFP/OL-1)

Baca Juga

asianews.it

Usai Melemah, Saham Tiongkok Dibuka Bervariasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 09:37 WIB
Analis tidak memperkirakan dukungan kebijakan moneter luas dalam waktu...
AFP/Olga MALTSEVA

Saint Petersburg Perketat Pembatasan Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 09:00 WIB
Saat ini, Rusia adalah negara Eropa yang paling parah terhantam covid-19 dengan angka kematian total berjumlah 224.310...
AFP/Kenzo TRIBOUILLARD

UE: Tidak Ada Pembicaraan Kesepakatan Nuklir Iran pada Kamis

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 08:30 WIB
Pernyataan itu muncul setelah juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan negosiator nuklir negara itu, Ali Bagheri, akan pergi ke...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya