Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KUBA mendirikan patung bendera raksasa beton di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Havana dengan harapan bisa memperbaiki hubungan bilateral dengan pemerintahan Presiden Joe Biden.
Bendera beton setinggi 12 meter itu berada di sebuah lapangan yang kerap menjadi tempat aksi demonstasi propemerintah termasuk aksi protes terhadap AS.
Perusahaan konstruksi ECOM menjadi lembaga pertama yang mengumumkan pembangunan bendera itu di laman Facebook mereka.
Baca juga: Pelaku Penembakan di California Kenal Para Korbannya
"Pembangunan bersejarah ini dilakukan di atas panggung antiimperialisme kita," ujar ECOM.
Panggung itu didirikan pada 2000 ketika terjadi perang hukum dan politik antara Kuba dan AS mengenai nasib bocah berusia enam tahun, Elian Gonzalez.
Ibu anak itu meninggal dunia saat keduanya menyeberangi Selat Florida dari Kuba ke Miami. Pemerintah Kuba ingin merepatriasi keduanya untuk bersatu kembali dengan sang ayah di negara itu.
Hubungan antara Havana dan Washington menegang selama pemerintahan Donald Trump, yang meningkatkan sanksi bagi Kuba. (AFP/OL-1)
Ekuador usir Dubes Kuba setelah Trump wacanakan "friendly takeover". Menlu Kuba sebut langkah ini akibat tekanan agresif AS untuk isolasi Havana di kawasan.
Penjaga pantai Kuba menembak mati 4 warga Kuba yang menetap di AS dalam insiden speedboat berbendera Florida.
Otoritas Kuba merilis detail identitas 10 orang di speedboat Florida yang terlibat baku tembak. Ditemukan senapan serbu hingga bom Molotov untuk misi infiltrasi.
Wakil Presiden AS JD Vance mengonfirmasi Gedung Putih tengah memantau ketat insiden penembakan speedboat berbendera Florida oleh pasukan perbatasan Kuba.
Jaksa Agung Florida memulai investigasi atas insiden penembakan speedboat terdaftar AS oleh penjaga pantai Kuba yang menewaskan empat orang.
Empat orang tewas dan enam lainnya luka-luka setelah speedboat berbendera AS terlibat kontak senjata dengan penjaga perbatasan Kuba di dekat Cayo Falcones.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved