Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KUBA mulai memvaksinasi puluhan ribu tenaga kesehatan dengan vaksin covid-19 kedua, Senin (29/3), meski belum selesai melakukan uji klinis.
Pekan lalu, Kuba mulai memvaksinasi 150 ribu tenaga kesehatan dengan vaksin Soberana 2 yang masih di fase ketiga uji klinis.
Pada Senin (29/3), negara pulau itu mulai menyuntikan vaksin Abdala kepada 124 ribu tenaga kesehatan. Abdala juga masih di fase ketiga uji klinis.
Baca juga: GSK akan Produksi 60 Juta Vaksin Novavax untuk Inggris
Kuba juga tengah menyiapkan dua vaksin covid-19 lainnya yaitu Mambisa dan Soberana 1. Saat ini, kedua vaksin itu masih di fase 1 dan fase 2.
"Studi terkendali vaksin Abdala disetujui otoritas kesehatan Kuba pada 27 Maret dan hari ini, Senin (29/3), kami mulai melakukan vaksinasi," ujar Direktur Sains dan Inovasi BioCubaFarma Rolando Perez.
Warga Kuba yang berusia antara 19 tahun dan 80 tahun serta berisiko tinggi covid-19 ambil bagian dalam studi itu sementara 48 ribu relawan ambil bagian dalam uji klinis fase 3 vaksin Abdala.
Pemerintah Kuba berencana memulai secara resmi kampanye vaksinasi mereka pada Juni mendatang. Saat itu, Havana berharap menjadi negara Amerika Latin pertama yang memiliki dan memproduksi sendiri vaksin covid-19 di AMreika Selatan.
Kuba terpaksa mengembangkan sendiri vaksin untuk keperluan dalam negeri sejak 1980-an akibat sanksi pemerintah Amerika Serikat (AS) yang dimulai pada 1962.
Negara berpenduduk 11,2 juta jiwa itu relatif aman dari covid-19 dengan mencatatkan 73 ribu kasus dan 417 kematian. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved