Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pelaku Penembakan Atlanta Didakwa Lakukan Delapan Pembunuhan

Basuki Eka Purnama, Atikah Ishmah Winahyu
18/3/2021 12:23
Pelaku Penembakan Atlanta Didakwa Lakukan Delapan Pembunuhan
Warga meletakkan bunga di lokasi penembakan di Atlanta, Amerika Serikat.(AFP/Megan Varner/Getty Images)

SEORANG pria berusia 21 tahun yang menderita kecanduan seks, Rabu (17/3), didkawa membunuh delapan orang setelah melakukan penembakan di sejumlah spa di Kota Atlanta, Amerika Serikat.

Polisi AS mengatakan Robert Aaron Long, pelaku penembakan itu, membantah melakukan aksinya pada Selasa (16/3) karena motif rasisme meski enam korbannya adalah perempuan keturunan Asia.

"Pelaku mengaku bertanggung jawab atas penembakan itu," ujar Kapten Jay Baker dari Kantor Sheriff Cherokee County.

Baca juga: Biden Sebut Putin Pembunuh, Rusia Panggil Pulang Dubes untuk AS

Long, yang berkulit putih, mengaku tidak melakukan aksinya atas dasar rasisme. Namun, Baker menegaskan masih terlalu dini untuk menyimpulkan motif Long.

"Tersangka memiliki masalah yaitu apa yang dia sebut sebagai kecanduan seks," ungkap Baker.

Long mengaku dirinya sebelumnya kerap mengungjungi panti pijat. Dia melakukan aksinya sebagai bentuk balas dendam atas apa yang disebutnya sebagai 'godaan yang ingin dihilangkan'.

Saat polisi menyelidiki motif penembakan oleh Long, aksi itu menggarisbawahi meningkatnya aksi kekerasan terhadap warga keturunan Asia di AS yang dipicu oleh pandemi covid-19 dengan mantan Presiden Donald Trump selalu menyebut virus korona sebagai virus Tiongkok. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya