Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI represif militer Myanmar kembali menelan korban jiwa. Kamis (11/3) sembilan orang dilaporkan tewas akibat tindak kekerasan aparat keamanan terhadap para demonstran
Enam orang tewas di pusat kota Myaing ketika pasukan keamanan menembaki para pemprotes. "Kami melakukan protes dengan damai. Aku tidak percaya mereka melakukannya," ungkap seorang saksi mata.
Sedangkan di Bago, yang berada di timur laut Yangon, satu orang tewas. Sedangkan dua korban tewas lainnya terdapat di kota Mandalay dan Dagon.
Korban tewas kebanyakan kerena luka tembak di kepala. Tindakan kekerasan aparat keamanan juga membuat belasan orang lainnya mengalami luka.
Tindakan kekerasan militer Myanmar tetap berlangsung meski Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah meminta militer untuk menahan diri dalam menanggapi aksi demonstrasi. Myanmar berada dalam kekacauan sejak militernya menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi pada 1 Februari. Perebutan kekuasaan, hanya satu dekade setelah berakhirnya 49 tahun pemerintahan militer yang ketat, memicu protes besar-besaran di seluruh negeri.
Kelompok advokasi Asosiasi Bantuan untuk Narapidana Politik mengatakan pasukan keamanan telah membunuh lebih dari 60 pengunjuk rasa dan menangkap 2.000 lainnya.
Sementara itu, Amnesty International menuduh militer menggunakan gudang senjata medan perang dalam pembunuhan besar-besaran terhadap para pengunjuk rasa. Dalam laporannya, kelompok hak asasi manusia tersebut mengatakan senjata itu termasuk senapan mesin ringan, senapan sniper, dan senapan semi-otomatis. (Aljazeera/OL-15)
PEMERINTAH Tiongkok mengeksekusi 11 terpidana, termasuk anggota keluarga Ming, yang terlibat jaringan penipuan telekomunikasi lintas negara serta pembunuhan berencana di Myanmar.
Aung San Suu Kyi kini genap 20 tahun dalam tahanan. Di tengah kondisi kesehatan yang misterius, mampukah "The Lady" mengakhiri perang saudara di Myanmar?
PARTAI yang berafiliasi dengan militer dan selama ini mendominasi politik Myanmar mengeklaim kemenangan besar dalam tahap pertama pemilihan umum yang digelar junta militer.
DIREKTORAT Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, bekerja sama dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok, kembali memulangkan 54 WNI dari perbatasan Myanmar-Thailand.
KBRI di Yangon melaporkan bahwa sebanyak 56 WNI yang terdampak operasi penertiban pusat online scam dan online gambling di kawasan KK Park dan Shwe Kokko, Myawaddy.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan bahwa pola tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Indonesia semakin berkembang dan kian sulit dideteksi.
Seperti diketahui bencana banjir Pekalongan yang telah merendam permukiman mereka selama hampir satu bulan hingga saat ini masih belum tertangani dengan baik.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan negaranya tidak gentar menghadapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski Iran tengah diguncang.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Komisi III DPR RI meluruskan berbagai narasi keliru soal KUHP baru, menegaskan pidana mati, pasal presiden, zina, hingga demo tetap dibatasi prinsip keadilan.
Revisi Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat terkait UMSK 2026 tidak menyelesaikan masalah mendasar.
Polri pastikan dua kerangka di Gedung ACC Kwitang adalah Reno dan Farhan. Hasil forensik: tewas akibat luka bakar tanpa tanda penganiayaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved