Jumat 05 Maret 2021, 18:35 WIB

Paus Fransiskus Bertolak ke Irak

Mediaindonesia.com | Internasional
Paus Fransiskus Bertolak ke Irak

americamagazine.org
Paus Fransiskus

 

Paus Fransiskus meninggalkan Roma, Italia, pada Jumat (5/3) untuk memulai kunjungan selama empat hari ke Irak, yang akan menjadi perjalanan luar negeri paling berisiko sejak pemilihannya pada 2012 sekaligus kunjungan pertama seorang paus ke negara itu.

Irak mengerahkan ribuan personel keamanan tambahan untuk melindungi Paus Fransiskus selama kunjungan tersebut, yang berlangsung setelah serentetan serangan roket dan bom bunuh diri menimbulkan kekhawatiran akan keselamatannya.

Bendera Irak dan Vatican City berkibar di luar bandara Baghdad untuk menyambut kedatangannya.

Perjalanan Fransiskus akan mencakup empat kota di utara dan selatan negara Irak. Paus akan menggunakan pesawat, helikopter, dan kemungkinan mobil lapis baja untuk mencapai daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau oleh sebagian besar pejabat asing, apalagi dalam waktu yang sesingkat itu.

Dia akan memimpin misa di sebuah gereja Baghdad, bertemu dengan ulama Muslim Syiah Irak di kota selatan Najaf, serta melakukan perjalanan ke utara ke Mosul, wilayah tempat tentara tahun lalu harus mengosongkan jalan-jalan atas alasan keamanan saat perdana menteri Irak berkunjung.

Mosul adalah bekas benteng pertahanan ISIS. Gereja-gereja gereja serta bangunan-bangunan lain di sana masih terdampak konflik.

Sejak kekalahan militan ISIS pada 2017, keamanan di Irak  meningkat meskipun kekerasan terus berlanjut, sering kali dalam bentuk serangan roket oleh milisi yang bersekutu dengan Iran terhadap target Amerika Serikat (AS), dan tindakan militer AS sebagai pembalasan.

Pada Rabu pagi (3/3), sebanyak 10 roket mendarat di pangkalan udara yang menampung pasukan AS, koalisi, dan Irak. Beberapa jam setelah serangan itu, Paus Fransiskus menegaskan kembali bahwa dia akan tetap pergi ke Irak.

ISIS juga tetap menjadi ancaman. Pada Januari, serangan bunuh diri yang diklaim oleh kelompok militan Sunni menewaskan 32 orang dalam serangan paling mematikan di Baghdad selama bertahun-tahun. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP

India Laporkan 152 Ribu Kasus Covid-19 dalam Sehari

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 11 April 2021, 18:52 WIB
Ini merupakan rekor keenam untuk kenaikan kasus harian tertinggi di India. Diketahui, kasus kematian akibat covid-19 sudah mencapai169.275...
AFP

Fasilitas Nuklir di Iran Alami Insiden Kecelakaan

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 11 April 2021, 16:40 WIB
Masalah di fasilitas nuklir Natanz melibatkan jaringan distribusi listrik. Padahal, fasilitas itu baru saja memulai sentrifugal baru...
AFPTV / AFP

Internet Dinonaktifkan, Pemuda Myanmar Terbitkan Buletin

👤 Nur Aivanni 🕔Minggu 11 April 2021, 14:30 WIB
Selama 56 hari berturut-turut telah terjadi pemadaman internet oleh pemerintah junta militer Myanmar sebagai upaya memberangus aksi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tata Ulang Desain Olahraga Nasional untuk Capai Prestasi

 Prestasi tidak dicapai dengan proses singkat. Kerap kali butuh waktu bertahun-tahun untuk meraihnya

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya