Rabu 03 Maret 2021, 00:55 WIB

Jaringan Internet Milik Elon Musk akan Jangkau India

Insi Nantika Jelita | Internasional
Jaringan Internet Milik Elon Musk akan Jangkau India

AFP
CEO Elon Musk saat mengunjungi lokasi calon pabrik mobil listrik Tesla.

 

JARINGAN internet Starlink dari SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, dikabarkan akan menjangkau di India.

Pengumuman itu dibuat setelah konfirmasi rencana pembangunan pabrik mobil listrik Tesla di negara tersebut. Dilansir Financial Express, internet Starlink akan mencapai India pada tahun depan. Namun, jangka waktunya belum ditentukan.

Sejumlah kota besar di India yang bakal disasar jaringan internet Starlink, yaitu New Delhi, Bengaluru, Mumbai, Chennai, Kolkata dan Hyderabad. Akan tetapi, belum ada informasi menyeluruh tentang detail rencana tersebut.

Baca juga: Elon Musk Jadi Orang Terkaya di Dunia, Geser Jeff Bezos

Akhir 2020 lalu, Starlink mulai membuka pemesanan awal ke calon pengguna yang lebih luas. Pemesanan awal Starlink dinilai tidak terlalu sulit. Dalam hal ini, pengguna cukup mengunjungi situs resmi Starlink dan memilih opsi untuk memesan.

Kemudian, pengguna diminta memasukkan kode PIN. Setelah mereka menemukan area tempat tinggal, berlanjut klik 'pesan sekarang'. Penguna akan dialihkan ke halaman lain di mana mereka harus mengisi detail ketentuan pemesanan dan membayar sejumlah uang.

Baca juga: Tesla Pilih India Ketimbang RI, Ini Pandangan Arcandra Tahar

Apabila ketentuan itu tidak dilakukan dalam waktu yang ditetapkan, Starlink akan membatalkan proses pemesanan dan memuat beranda kembali. Pengguna juga akan diminta membayar biaya deposit sebesar US$99. 

Setelah pengguna melakukan pembayaran, akses prioritas di lokasi akan dipesan. Jumlah yang dibayarkan dapat dikembalikan sepenuhnya. Hal itu memungkinkan pengguna untuk mundur pada tahap selanjutnya. Kartu debit dan kredit juga bisa digunakan dalam pembayaran.

Untuk proyek Starlink, SpaceX telah meluncurkan lebih dari 1.000 satelit. Saat ini, Starlink menyediakan kecepatan internet berkisar 50-150 Mbps, dengan latensi sekitar 20-40 ms.(FinancialExpress/OL-11)
 

Baca Juga

AFP/CHRISTIAN HARTMANN

Prancis Tawarkan Terapi Gratis untuk Anak Terimbas Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 15 April 2021, 08:57 WIB
Sistem keamanan sosial Prancis akan membiayai penuh 10 sesi terapi dengan psikolog untuk anak berusia antara 3 dan 17...
AFP/STR

Biden dan Merkel Minta Rusia Pangkas Pasukan di Perbatasan Ukraina

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 15 April 2021, 08:50 WIB
Dalam pembicaraan telepon, Rabu (14/4), Biden dan Merkel sepakat bahwa pemangkasan jumlah pasukan Rusia akan meredakan ketegangan di...
AFP/ ESTEBAN COLLAZO / Argentina

Presiden Argentina Pulih dari Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 15 April 2021, 08:29 WIB
Presiden Fernandez berada dalam kondisi sehat, memperlihatkan perkembangan positif, tanpa gejala, dan akan kembali bertugas pada Kamis...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya