Selasa 02 Maret 2021, 12:29 WIB

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Nur Aivanni | Internasional
Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

AFP/Ozan Kose
Suasana lockdown di Turki

 

TURKI, pada Senin (1/3), membuka kembali sebagian besar restoran untuk makan di tempat di dalam ruangan dan memungkinkan lebih banyak siswa untuk kembali ke sekolah ketika negara tersebut membatalkan pembatasan ketat virus korona.

Negara berpenduduk 83 juta orang itu menganggap negaranya relatif beruntung setelah mencatat kurang dari 29.000 kematian akibat virus korona dan menghindari melonjaknya jumlah korban harian yang diderita di negara-negara Eropa seperti Inggris dan Prancis. Tetapi biaya ekonomi dari pembatasan kesehatan Turki tinggi.

Pemerintah Turki menutup semua restoran untuk makan di tempat pada November dan memberlakukan penguncian wilayah pada akhir pekan secara nasional.

Tindakan tersebut sekarang akan dicabut di wilayah dengan tingkat infeksi yang lebih rendah.

"Normalisasi baru yang terkontrol sedang dimulai," kata Presiden Recep Tayyip Erdogan yang mengumumkan itu dalam sambutan yang disiarkan televisi.

Beberapa tingkat infeksi tertinggi di Turki telah tercatat di wilayah Laut Hitam bagian utara, sedangkan yang terendah ditemukan di tenggara yang didominasi orang Kurdi.

Sebagian besar restoran Turki sekarang dapat mulai beroperasi dengan kapasitas hingga 50 persen mulai pukul 07.00 hingga 19.00 waktu setempat.

Baca juga: Jelang Masuk Sekolah Guru Turki Akan Divaksinasi Covid-19

Penguncian wilayah selama akhir pekan untuk 15,5 juta penduduk Istanbul hanya akan diterapkan pada hari Minggu. Sementara, aturan tersebut akan dicabut sepenuhnya untuk wilayah berisiko rendah di tenggara.

Prasekolah dan sekolah dasar akan dibuka kembali di seluruh negeri. Sekolah menengah di daerah berisiko rendah dan menengah juga akan dibuka kembali, termasuk ibu kota Ankara.

Pembukaan kembali di Turki tersebut dilakukan setelah lebih dari tujuh juta orang menerima setidaknya satu dosis suntikan CoronaVac yang diperoleh dari perusahaan Tiongkok Sinovac.

Hampir dua juta orang Turki telah menerima dua dosis penuh sejak kampanye diluncurkan pada pertengahan Januari.(AFP/OL-5)

Baca Juga

AFP/RESIDENCIA VENEZUELA

Maduro : Venezuela Akan Produksi Vaksin Covid-19 Buatan Kuba

👤Nur Aivanni 🕔Senin 12 April 2021, 11:01 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro berharap negaranya dapat memproduksi dua juta dosis vaksin virus korona Abdala  per bulan yang...
Jordanian Royal Palace / AFP

Pangeran Hamzah Tampil Perdana Dengan Raja Abdullah II

👤Nur Aivanni 🕔Senin 12 April 2021, 08:25 WIB
Pangeran Yordania Hamzah, pada Minggu, tampil di depan publik untuk pertama kalinya sejak ia menjalani tahanan rumah pekan lalu,...
AFP/Atta Kenare

Badan Atom Iran Sebut Fasilitas Nuklir Diserang Aksi Terorisme

👤Nur Aivanni 🕔Senin 12 April 2021, 07:28 WIB
Kamalvandi mengatakan telah terjadi kecelakaan di bagian sirkuit listrik fasilitas pengayaan di kompleks Natanz dekat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya