Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyebut, orang yang telah menerima rangkaian lengkap vaksin covid-19 tidak perlu dikarantina selama 14 hari meski telah berinteraksi dengan seseorang yang terinfeksi.
"Orang yang telah divaksinasi penuh yang memenuhi kriteria tidak akan lagi diminta untuk karantina setelah terpapar seseorang dengan COVID-19," kata CDC.
"Orang yang divaksinasi dengan paparan seseorang yang dicurigai atau dikonfirmasi covid-19 tidak diharuskan untuk karantina jika mereka memenuhi semua kriteria berikut," tambahnya.
Namun CDC menegaskan bahwa orang yang telah divaksinasi harus terus memakai masker, menjaga jarak setidaknya enam kaki dari orang lain, menghindari keramaian dan sering mencuci tangan.
Menurut panduan yang diperbarui, orang yang menerima kedua suntikan vaksin Pfizer-BioNTech atau Moderna dapat melewati karantina minimal dua minggu setelah dia mendapatkan suntikan kedua, karena membutuhkan waktu selama itu untuk membangun kekebalan penuh.
Tetapi CDC mencatat bahwa orang yang menerima suntikan terakhir mereka tiga bulan lalu atau lebih, harus tetap dikarantina jika mereka terpapar karena tidak diketahui berapa lama perlindungan akan bertahan. Mereka juga harus melakukan karantina sendiri jika menunjukkan gejala.
"Rekomendasi ini untuk mengesampingkan karantina bagi orang dengan kekebalan yang diturunkan dari vaksin, sejalan dengan rekomendasi karantina bagi mereka yang memiliki kekebalan alami, yang memudahkan penerapan," kata CDC.
baca juga: Pakistan Izinkan Perusahaan Swasta Impor Vaksin Covid-19
Sementara itu, pasien rawat inap yang divaksinasi dan penduduk di fasilitas perawatan kesehatan harus terus dikarantina setelah terpapar seseorang dengan dugaan atau kasus penyakit yang dikonfirmasi.
"Pasien rawat jalan harus dirawat dengan menggunakan Kewaspadaan Berbasis Transmisi yang sesuai. Pengecualian ini disebabkan oleh efektivitas vaksin yang tidak diketahui pada populasi ini, risiko penyakit parah dan kematian yang lebih tinggi, dan tantangan dengan jarak sosial dalam pengaturan perawatan kesehatan," tandasnya. (Nypost/OL-3)
Campak bukan sekadar penyakit ringan dengan ruam merah di kulit. Di balik gejalanya yang tampak sederhana, virus ini dapat menyerang paru-paru hingga otak.
Saat ibunya diimunisasi maka zat antibodi-nya akan bisa masuk melalui plasenta dan saluran tali pusar ke si bayi
Masalah stunting di Indonesia belum kunjung reda. Namun, infeksi tersembunyi seperti Respiratory Syncytial Virus (RSV) ternyata bisa memicu lahirnya bayi stunting.
Hepatitis B merupakan infeksi virus yang menyerang hati dan dapat bersifat akut maupun kronis.
Vaksin memiliki beragam manfaat, antara lain untuk melindungi anak dari berbagai macam penyakit berbahaya seperti polio serta mencegah komplikasi berat yang dapat menyebabkan kecacatan.
Vaksin HPV yang selama ini dikenal sebagai perlindungan utama terhadap kanker serviks pada perempuan, kini direkomendasikan juga untuk anak laki-lak
Kerja sama biosekuriti yang kuat tidak hanya membantu melindungi masing-masing negara, tetapi juga kesehatan, stabilitas, dan ketahanan seluruh kawasan.
Sistem ini melibatkan koordinasi antara maskapai penerbangan, operator kapal, pengelola pelabuhan, bandara, fasilitas kesehatan, dan dinas kesehatan.
Anak-anak yang menderita ketiga penyakit (mumps, HFMD dan varicella) harus tidak boleh masuk sekolah, harus diam di rumah karantina, isolasi, physical distancing.
KETUM IDI Mohammad Adib Khumaidi mengatakan untuk mencegah perluasan penyakit menular di lingkungan sekolah seperti gondong dan cacar air, karantina dapat dilakukan.
Badan Karantina Indonesia (BKI) akan membentuk sistem karantina terpadu melibatkan tiga negara Indonesia, Malaysia dan Brunei yang disebut Borneo Quarantine Sistem.
Selama masa karantina, peserta akan dibekali dengan pelatihan intensif dan berbagai tantangan untuk mengasah kemampuan mereka..
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved