Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
India dan Tiongkok sepakat menarik pasukan dari daerah perbatasan yang jadi wilayah sengketa di barat Pegunungan Himalaya, kata Menteri Pertahanan India Rajnath Singh, Kamis (11/2).
Keputusan itu diambil setelah pasukan dari dua negara bentrok di daerah sengketa tersebut.
Singh di hadapan anggota parlemen mengatakan dua negara mencapai kesepakatan setelah panglima militer bersama para diplomat dari India dan Tiongkok menggelar beberapa perundingan damai.
"Komunikasi yang berkelanjutan dengan Tiongkok berujung pada kesepakatan dari dua pihak untuk menarik pasukan dari wilayah utara dan selatan Danau Pangong," kata Singh.
Kementerian Pertahanan Tiongkok mengatakan pasukan garis depan dari dua negara telah ditarik dari pinggir danau, Rabu (10/2).
Bentrok antarpasukan terjadi sejak April 2020 saat India mengatakan tentara-tentara Tiongkok telah menerobos masuk ke daerah yang secara de facto masuk dalam wilayah Ladakh di daerah barat Himalaya.
Tiongkok membantah dan mengatakan operasi militer digelar di daerah kedaulatannya. Beijing menuduh tentara perbatasan India memprovokasi tentara Tiongkok.
Setidaknya 20 tentara India tewas akibat aksi lempar besi dan batu di Lembah Galwan pada 20 Juni 2020 -- korban jiwa pertama yang disebabkan oleh pertempuran di perbatasan dalam waktu 45 tahun terakhir. Korban jiwa juga ditemukan dari pihak Tiongkok, tetapi jumlahnya tidak diumumkan ke publik.
Singh mengatakan New Delhi menyampaikan ke Beijing bahwa perdamaian dan ketenangan di perbatasan terganggu oleh aksi tentara Tiongkok. Tidak hanya itu, hubungan bilateral dua negara juga ikut rusak.
"Untuk memastikan tidak ada lagi kontak di titik-titik rawan di daerah kedaulatan India (LAC), pasukan dari dua pihak, yang sekarang masih siaga di dekat lokasi, harus segera kembali ke posisinya semula pada 2020 dan kembali ke pangkalan militer masing-masing," kata dia.
Saat penarikan pasukan selesai dilakukan, panglima militer dari dua negara akan bertemu dalam waktu 48 jam untuk membahas penarikan tentara di daerah lain, kata Singh.
India dan Tiongkok berperang pada 1962 dan sejak itu keduanya belum menyepakati batas wilayah di perbatasan sepanjang 3.500 kilometer. (Ant/OL-12)
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
Virus Nipah adalah virus RNA yang termasuk dalam genus Henipavirus dari famili Paramyxoviridae.
WABAH virus Nipah di negara bagian India menyebabkan kewaspadaan kesehatan di sejumlah negara., ini cara mengurangi risiko tertular virus nipah
Bandara-bandara di beberapa wilayah Asia mulai memperketat pengawasan kesehatan dan pemeriksaan perjalanan setelah wabah virus Nipah di negara bagian India. Thailand, Nepal, dan Taiwan
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Meski secara teknis lapangan tidak jauh berbeda dengan turnamen lain, ia berharap kondisi lingkungan pertandingan lebih optimal saat laga dimulai.
RATUSAN mil dari garis pantai Tiongkok yang padat, tikungan tajam di sungai terpencil di kawasan Himalaya kini menjadi pusat perhatian proyek infrastruktur paling ambisius.
Tujuh warga Italia hilang di Nepal setelah longsoran salju menerjang kawasan Dolma Khang di pegunungan Himalaya. Tiga pendaki lainnya telah dipastikan tewas.
Longsor salju menerjang kawasan pegunungan Himalaya di Nepal dan menewaskan tiga pendaki, termasuk warga Prancis. Empat lainnya masih hilang.
Sebanyak 580 pendaki berhasil dievakuasi dengan selamat setelah terjebak badai salju parah di lereng timur Gunung Everest, Tibet.
Badai salju hebat melanda lereng timur Gunung Everest di Tibet, menjebak hampir 1.000 pendaki di ketinggian 4.900 meter.
Para pakar konstitusi mengatakan Nepal dapat menghadapi kekacauan politik yang berkepanjangan kecuali jika pemerintah persatuan nasional dibentuk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved