Minggu 31 Januari 2021, 16:31 WIB

India Larang Uang Kripto, Ingin Buat Mata Uang Digital Sendiri

mediaindonesia.com | Internasional
India Larang Uang Kripto, Ingin Buat Mata Uang Digital Sendiri

AFP
Mata uang kripto Bitcoin.

 

INDIA akan membuat undang-undang berisi larangan mata uang kripto dari perusahaan swasta, sementara mereka sedang merancang mata uang digital resmi dari Bank Sentral India.

Reuters, dikutip Minggu (31/1), menuliskan agenda yang dimuat di laman majelis rendah India menyatakan undang-undang tersebut akan "memberikan kerangka kerja fasilitasi untuk pembuatan mata uang digital yang dikeluarkan oleh Reserve Bank of India (RBI)".

Undang-undang tersebut akan melarang semua mata uang kripto swasta, namun, akan ada pengecualian untuk mempromosikan teknologi yang mendasari mata uang kripto dan penggunaannya.

Panel pemerintahan India pada pertengahan 2019 lalu mengusulkan melarang semua mata uang kripto swasta dengan hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda untuk orang-orang yang terlibat dengan mata uang digital.

Sementara itu, mereka meminta pemerintah mempertimbangkan mata uang digital untuk berfungsi layaknya uang kertas, dikeluarkan oleh Reserve Bank of India.

Reserve Bank of India pada 2018 meminta institusi keuangan untuk menghentikan kesepakatan dengan individu maupun bisnis, yang melibatkan mata uang virtual seperti Bitcoin.

Tapi, pada Maret 2020 lalu, Mahkamah Agung India mengizinkan bank mengurus transaksi mata uang kripto dari kurs maupun pedagang.(Ant/OL-09)

Baca Juga

AFP

Joe Biden Coret Afghanistan dari Daftar Sekutu AS

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 07 Juli 2022, 13:25 WIB
Sejauh ini, belum diketahui alasan Biden untuk menghilangkan Afghanistan dari daftar sekutu AS non-NATO. Afghanistan jatuh ke tangan...
AFP/Muhammad FAROOQ

Hujan Deras di Sydney Mereda, Warga Periksa Kerusakan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 11:30 WIB
Hujan deras yang melanda Sydney selama lima hari terakhir mereda pada Kamis sehingga warga yang terdampak banjir berusaha kembali ke rumah...
AFP/Tolga AKMEN

PM Inggris Menolak untuk Mundur Meski Banyak Tekanan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 11:23 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Rabu (6/7) menentang tekanan untuk mundur dari anggota kabinet dan partainya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya