Kamis 28 Januari 2021, 09:32 WIB

Thailand Targetkan 19 Juta Orang Divaksin Covid-19 pada Februari

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Thailand Targetkan 19 Juta Orang Divaksin Covid-19 pada Februari

AFP/JACK TAYLOR
Petugas medis melakukan rapid test Covid-19 terhadap warga di Bangkok, Thailand.

 

PEMERINTAH Thailand menargetkan imunisasi Covid-19 bagi 19 juta warganya pada fase pertama vaksinasi mulai 14 Februari 2021 mendatang.

“Inokulasi akan dimulai dengan 50.000 dosis vaksin AstraZeneca,” kata Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha, Rabu (27/1).

Namun, dia tidak memberikan batas waktu untuk fase pertama. Pada Mei, Thailand akan menerima 150.000 dosis vaksin dari AstraZeneca.

Dalam siaran yang disiarkan di situs web pemerintah, Prayut meminta maaf karena tidak menyelesaikan masalah terkait Covid-19 secepat yang diminta publik. “Saling menyalahkan tidak akan menyelesaikan masalah,” katanya.

Dari total 19 juta orang yang akan divaksinasi, 11 juta adalah orang berusia di atas 60 tahun dan 6,1 juta adalah warga dengan penyakit komorbid. Sementara 1,7 juta lainnya akan diberikan untuk profesional medis dan 15.000 pegawai pemerintah yang terlibat dalam penanganan virus.

Prayut menambahkan, warga yang berusia di bawah 18 tahun dan wanita hamil tidak akan divaksinasi. Sekitar seperlima populasi Thailand berusia di bawah 18 tahun.

“Jangka waktu vaksinasi akan tergantung pada kapasitas rumah sakit yang mengelola vaksin dan jumlah dosis yang mereka terima,” kata Kepala Komite Manajemen Vaksin Pemerintah, Sophon Mekthon.

Thailand secara keseluruhan telah mendapatkan 26 juta dosis dari AstraZeneca untuk diproduksi oleh perusahaan lokal Siam Biosience dan 2 juta dosis dari Sinovac Tiongkok. Negara itu juga telah mencadangkan 35 juta dosis dari AstraZeneca.

“Thailand pada awalnya akan mengimpor vaksin, tetapi diperkirakan pada bulan Juni akan memproduksinya secara lokal,” tambah Sophon.

Pihak berwenang mengatakan mereka akan memvaksinasi 31,5 juta orang.

Kementerian Pendidikan pada Rabu (27/1) mengatakan akan membuka kembali sebagian besar sekolah mulai minggu depan, sebagai tanggapan atas penurunan jumlah infeksi Covid-19 lokal.

Pengumuman itu datang meskipun negara melaporkan jumlah tertinggi kedua dari kasus virus korona harian baru dengan 819 infeksi, sebagian besar disebabkan oleh pengujian massal di provinsi Samut Sakhon, pusat wabah terbaru.

Hingga saat ini, Thailand telah melaporkan total 15.465 kasus dan 76 kematian akibat Covid-19. (Aiw/CNA/OL-09)

Baca Juga

 Moscow

Navalny Dipindahkan dari Penjara ke Lokasi Tidak Diketahui

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 26 Februari 2021, 09:22 WIB
 Kritikus Kremlin Alexei Navalny telah dipindahkan dari penjara Moskow ke lokasi yang tidak...
AFP

Kasus Kematian Global Akibat Covid-19 Capai 2,5 Juta

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 26 Februari 2021, 07:49 WIB
Eropa dengan 842 ribu kasus kematian, menjadi wilayah yang paling terpukul. Kemudian disusul Amerika Latin dan Karibia, berikut Amerika...
AFP

Lebih dari 250 Ribu Warga Brasil Meninggal Akibat Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 26 Februari 2021, 07:11 WIB
Angka kematian di Brasil merupakan tertinggi kedua di dunia, setelah Amerika Serikat. Diketahui, kasus kematian akibat covid-19 di AS sudah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya