Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ASTRAZENECA menegaskan tidak menjual vaksin yang dipesan oleh Uni Eropa ke negara lain untuk mendapatkan keuntungan. Itu disampaikan setelah adanya penundaan pesanan yang memicu kemarahan dari para pemimpin Uni Eropa.
Pekan lalu, perusahaan obat Inggris-Swedia itu mengakui mereka tidak akan memenuhi komitmen pengiriman ke UE berdasarkan perjanjian karena hasil yang berkurang dalam rantai pasokan Eropa.
Itu mendorong Komisaris Kesehatan Eropa Stella Kyriakides mengumumkan rencana UE untuk mulai melacak pengiriman vaksin yang diekspor ke negara-negara non-anggota.
"Uni Eropa ingin mengetahui secara pasti dosis mana yang telah diproduksi oleh AstraZeneca sejauh ini, dan apakah atau kepada siapa dosis tersebut telah dikirimkan," kata Kyriakides, Senin (25/1).
CEO AstraZeneca Pascal Soriot berusaha menenangkan situasi, dengan mengakui pemerintah Eropa menjadi jengkel atau emosional karena adanya hambatan yang berulang kali dalam peluncuran vaksin mereka.
"Tim kami bekerja 24/7 untuk mengatasi banyak masalah produksi dari vaksin itu sendiri," katanya kepada aliansi surat kabar Eropa (LENA).
"Kami jelas tidak mengambil vaksin dari orang Eropa untuk dijual di tempat lain untuk mendapatkan keuntungan," tuturnya.
Baca juga: AstraZeneca Ingkar Janji, Uni Eropa Keluarkan Peringatan
Perusahaan yang bekerja sama dengan Universitas Oxford untuk mengembangkan vaksin itu berjanji untuk tidak mengambil untung dari penjualan vaksin selama pandemi.
Perusahaan tersebut, kata Soriot, bekerja sama dengan Oxford untuk mengembangkan vaksin yang secara khusus menargetkan strain covid-19 Afrika Selatan yang lebih menular.
Vaksin Oxford-AstraZeneca masih menunggu persetujuan regulasi di UE, dengan keputusan dari European Medicines Agency (EMA) yang dijadwalkan pada Jumat.
Perusahaan mengatakan tahun lalu telah menyetujui dengan Komisi Eropa untuk memasok hingga 400 juta dosis ke UE.
"Begitu kami mendapat persetujuan dari EMA, dalam beberapa hari mendatang, kami akan segera mengirimkan setidaknya tiga juta dosis ke Eropa," ucap Soriot.
"Targetnya adalah memberikan 17 juta dosis pada Februari," pungkasnya.(AFP/OL-5)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Menurut Esra, keberagaman sudut pandang inilah yang memicu munculnya ide-ide baru dan menciptakan keputusan yang lebih berkelanjutan.
Momentum Hari Jantung Sedunia menjadi pengingat bahwa penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia.
AstraZeneca dan Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) berkolaborasi memperkuat penanganan asma dengan digitalisasi yang menyeluruh.
Kemenkes dan AstraZeneca dalam penanganan penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes, kanker, asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), infeksi virus RSV, penyakit ginjal kronis.
TEMA Hari Asma Sedunia 2025 yaitu Jadikan Perawatan Inhalasi Dapat Diakses oleh SEMUA ORANG! (Make Inhaled Treatments Accessible for ALL!).
Setiap tahun program BPTW melakukan penilaian terhadap berbagai organisasi lokal dan multinasional di Indonesia untuk memperkuat budaya tempat kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved