Sabtu 23 Januari 2021, 05:30 WIB

Paus Fransiskus Dijadwalkan Kunjungi Irak pada Maret

Mediaindonesia.com | Internasional
Paus Fransiskus Dijadwalkan Kunjungi Irak pada Maret

comece.eu
Paus Fransiskus

 

Paus Fransiskus, yang dijadwalkan pada Maret mengunjungi Irak, pada Kamis (21/1) mengutuk serangan ganda bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 32 orang di pasar Baghdad sebagai "tindakan brutal yang tidak masuk akal".

Dalam pesan yang dikirim atas namanya kepada presiden Irak, Paus Fransiskus tidak memberikan indikasi apakah pengeboman itu akan memengaruhi perjalanan yang direncanakan.

Lebih dari 100 orang terluka dalam serangan di Baghdad itu.

"Dalam menyesalkan tindakan brutal yang tidak masuk akal ini, beliau (Paus Fransiskus) berdoa untuk para korban yang meninggal dan keluarga mereka, untuk yang terluka dan untuk personel darurat yang bertugas," kata pesan itu.

Pesan itu juga menyebutkan bahwa Paus berharap Irak dapat terus bekerja untuk mengatasi kekerasan dengan "persaudaraan, solidaritas dan perdamaian."

Paus Fransiskus dijadwalkan melakukan perjalanan pertama oleh seorang paus ke Irak pada 5-8 Maret. Menurut rencana, dia akan mengunjungi Baghdad dan empat kota lainnya.

Vatikan pada Rabu (20/1) mengeluarkan informasi logistik baru untuk jurnalis yang berencana meliput perjalanan Paus Fransiskus ke Irak.

Namun, beberapa sumber mengatakan bahwa perjalanan itu dapat ditunda atau dibatalkan kapan saja tergantung pada situasi keamanan atau kondisi kesehatan terkait dengan pandemi virus korona. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP

Jepang Akan Cabut Sebagian Status Darurat Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 26 Februari 2021, 17:59 WIB
Wilayah Tokyo yang lebih luas, kata laporan tersebut, akan tetap di bawah tindakan tersebut ketika laju penurunan infeksi baru telah...
AFP/Sai Aung Main

Pegawai Negeri Myanmar Tolak Bekerja untuk Junta Militer

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 26 Februari 2021, 14:25 WIB
Rumah sakit umum sepi, kantor pemerintah dibiarkan gelap dan kereta tidak beroperasi. Myanmar seperti kota mati sekarang...
AFP

Uni Eropa Perpanjang Sanksi Terhadap Rezim Belarus

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 26 Februari 2021, 13:21 WIB
Keputusan Uni Eropa menyusul tindakan keras Belarus di bawah kepemimpinan Alexander Lukashenko, terhadap warga yang melakukan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya