Kamis 21 Januari 2021, 19:10 WIB

Menkeu Harap Biden Bawa Angin Segar untuk Ekonomi Dunia

M. Ilham Ramadhan Avisena | Internasional
Menkeu Harap Biden Bawa Angin Segar untuk Ekonomi Dunia

AFP
Joe Biden

 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap Presiden Amerika Serikat yang baru, Joe Biden dapat membawa angin segar pada perekonomian global di tengah tekanan pandemi covid-19.

 

"Amerika Serikat hari ini akan memiliki presiden baru. Tentu merupakan harapan untuk segera pulih dan memberikan kepastian bagi ekonomi dunia," ujarnya dalam 11th Kompas 100 CEO Forum secara daring, Kamis (21/1).

 

Perbaikan ekonomi global juga diharapkan dapat didorong dari Tiongkok yang perekonomiannya lebih dulu pulih. Indonesia, kata Sri Mulyani, juga akan ambil bagian dalam pemulihan ekonomi dunia.

 

Kebijakan fiskal, moneter dan sektor keuangan akan berjalan beriringan untuk mengungkit ekonomi nasional yang terpuruk di 2020.

 

"Kita perlu untuk terus merumuskan kebijakan-kebijakan ekonomi kita, namun pada saat yang sama tetap waspada dan memberikan prioritas agar covid bisa ditangani dan dikendalikan," tutur Sri Mulyani.

 

Joe Biden resmi dilantik menjadi Presiden AS ke-46 pada Rabu (21/1) menggantikan Donald Trump. Pelantikkannya berjalan sederhana karena masih merebaknya pandemi dan kekhawatiran masalah keamanan.

 

Biden menjadi Presiden Negeri Paman Sam tertua, dan akan didampingi oleh Kamala Haris, perempuan pertama yang menjadi Wakil Presiden AS. (OL-8)

 

Baca Juga

dok.mi

Vaksin Covid-19 Pfizer Mampu Lawan Varian Brasil

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 09 Maret 2021, 16:15 WIB
HASIL studi laboratorium yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menyebutkan vaksin covid-19 Pfizer dan BioNTech mampu...
AFP

Besok, DPR akan Ambil Keputusan Terkait Paket Bantuan Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 09 Maret 2021, 15:47 WIB
Demokrat bertujuan untuk memberlakukan undang-undang besar-besaran pada Minggu, saat tunjangan pengangguran federal yang dinaikkan akan...
STR / AFP

Pers Dibungkam, Junta Militer Myanmar Cabut Izin Lima Media Massa

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 09 Maret 2021, 14:33 WIB
Junta militer Myanmar telah mencabut lisensi lima outlet media untuk melarang liputan independen protes anti-kudeta. Langkah ini merupakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya