Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas menuntut kritikus pemerintah Rusia, Alexei Navalny, untuk segera dibebaskan.
"Rusia terikat oleh konstitusinya sendiri dan oleh kewajiban internasional terhadap prinsip supremasi hukum dan perlindungan hak-hak sipil," kata Maas dalam sebuah pernyataan, Senin (18/1).
"Prinsip-prinsip ini tentu saja harus diterapkan pada Alexei Navalny juga. Dia harus segera dibebaskan."
Sementara itu, Inggris mengkhawatirkan keselamatan Navalny setelah dia ditahan saat kembali ke Moskow, kata Menteri Penyebaran Vaksin Inggris Nadhim Zahawi.
"Menteri luar negeri akan mengatakan lebih banyak tentang ini, tetapi kami sangat khawatir tentang kesejahteraan dan keselamatan Alexei Navalny. Dan tentu saja, kami harus memastikan bahwa pemerintah Rusia menjawab mengapa racun digunakan terhadap Alexei Navalny," ujar Zahawi.
Baca juga : https://mediaindonesia.com/internasional/342043/jerman-temukan-bukti-kuat-navalny-diracuni
Polisi menahan Navalny setibanya di Moskow pada Minggu (17/1), setelah dia kembali dari Jerman untuk pertama kalinya sejak dia diracuni pada musim panas lalu. Peristiwa yang dialami Navalny telah memicu bentrokan politik antara Rusia dengan negara-negara Barat.
Pengacara Navalny pada Senin mengatakan mereka belum diberi akses untuk menemuinya sejak ia ditahan, dan kini kondisi Navalny tidak diketahui. (Ant/OL-12)
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved