Rabu 13 Januari 2021, 20:00 WIB

Pandemi, 20 Ribu Teddy Bear di Hongaria Ikut Hibernasi

Mediaindonesia.com | Internasional
Pandemi, 20 Ribu Teddy Bear di Hongaria Ikut Hibernasi

Antara
Ilustrasi

 

Di sebuah desa kecil di Hongaria timur, lebih dari 20.000 boneka beruang "hibernasi" di gudang, menunggu pandemi virus korona mereda sehingga mereka dapat membawa kegembiraan untuk anak-anak di tempat penitipan.

Dijuluki "Mama Teddy Bear", Valeria Schmidt menyimpan koleksi beruangnya yang berharga, yang sekarang dikemas dalam kantong plastik untuk tidur panjang selama musim dingin karena pembatasan wilayah parsial berlaku di Hongaria akibat kasus virus korona yang kembali muncul.

"Saya memberikan boneka beruang untuk tempat penitipan, prasekolah dan keluarga tidak mampu. Saya membuat pameran untuk institusi (anak), semacam pojok teddy bear yang menenangkan di mana anak bisa bermain dengan 30-50 boneka," kata Schmidt seperti dikutip dari Reuters.

"Sayangnya saya tidak bisa melakukan itu sekarang akibat virus."

Perempuan 62 tahun yang punya empat anak ini sudah mengoleksi boneka beruang selama 40 tahun, bahkan masuk Guinness Book of Records 2019 untuk kategori koleksi boneka beruang terbanyak di dunia.

Kecintaannya kepada beruang tumbuh dari trauma masa kecil. Orangtuanya bercerai saat dia masih berusia empat tahun, dia tumbuh dalam kemiskinan dan ibunya adalah pemabuk berat. "Bukan cuma tidak punya mainan, kami juga hampir tidak punya pakaian. Makanya saya ingin boneka beruang agar bisa memeluknya dan mendapatkan cinta darinya."

Dia memeluk dan sering membelai boneka-bonekanya dalam sehari, dan dia mengatakan boneka-boneka itu telah menyembuhkan jiwanya. "Sekarang boneka beruang ini sudah menggantikan rasa lapar, kurang cinta, kurang mainan dan segalanya. Apalagi ketika saya lihat anak-anak datang ke pameran dan saya melihat kebahagiaan di mata mereka." (Ant/OL-12)

Baca Juga

KAMIL KRZACZYNSKI / AFP

Pertama Kali, Jumlah Kematian Harian Covid-19 di AS di Bawah 1.000

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 09 Maret 2021, 11:44 WIB
Untuk pertama kalinya dalam hampir tiga setengah bulan, Amerika Serikat mencatat kurang dari 1.000 kematian dalam sehari akibat covid-19...
Saria ABU ZAID / AFP

10 Tahun Perang Berkecamuk, Masa Depan Anak-anak Suriah Suram

👤 Nur Aivanni 🕔Selasa 09 Maret 2021, 10:53 WIB
Konflik yang berlarut-larut telah menimbulkan ketakutan dan pesimisme tentang kemampuan anak-anak untuk membangun kehidupan mereka di...
John Moore/Getty Images/AFP

AS Siap Beri Perlindungan Bagi Puluhan Ribu Warga Venezuela

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 09 Maret 2021, 09:39 WIB
Status dilindungi sementara (TPS) ditawarkan kepada orang-orang Venezuela yang melarikan diri dari tekanan politik dan kekacauan ekonomi di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya